Bangun Kebersamaan dan Kerukunan

NATAL BERSAMA: Susana perayaan Natal Pemerintah, TNI-Polri bersama masyarakat Tolikara yang dihadiri Wabup Tolikara, Dinus Wanimbo dan Forkopimda Tolikara di Gereja GIDI Ebenhaezer, Karubaga, Kabupaten Tolikara, Jumat (13/12) lalu.

Pemkab, TNI-Polri Bersama Masyarakat Tolikara Gelar Natal Bersama

KARUBAGA-Pemerintah, TNI-Polri bersama masyarakat Kabupaten Tolikara menggelar perayaan Natal bersama di Gereja GIDI Ebenhaezar Karubaga, Kabupaten Tolikara, Jumat (13/12) lalu. Hujan yang turun saat perayaan Natal, tidak menyurutkan semangat warga Tolikara menghadiri ibadah perayaan Natal yang digelar  mulai pukul 15.00 WIT.

Perayaan Natal bersama ini dihadiri Wakil Bupati Tolikara, Dinus Wanimbo, SH., MH., Sekda Anton Warkawani, SE., Kapolres Tolikara,  AKBP. Leonard Akobiarek, ASN dan anggota TNI-Polri, serta para tokoh agama dari komunitas Muslim yang berdomisili di Tolikara.

Perayaan Natal bersama kali ini mengusung tema “Kamu adalah Sahabatku” dengan sub tema “Dengan Natal bersama Pemkab, TNI-Polri Bersama Masyarakat, Kita Tingkatkan Persatuan dan Kerukunan Mewujudkan Tolikara yang Damai, Aman, dan Sejahtera.

Wakil Presiden Gereja GIDI, Pendeta Usman Kobak dalam pesan Natalnya mengajak setiap insan menjadi sahabat Allah dengan menuruti perintah-perintah-Nya. “Setiap kita diajak untuk membangun kebersamaan dan kerukunan umat beragama,” bebernya.

Dalam khotbahnya yang diambil dari Injil Yohanes Pasal 14 ayat 12-14, Pdt. Usman Kobak mengatakan, Allah Sang Khalik langit dan bumi serta segala isinya menginginkan umat ciptaa-Nya harus menjadi sahabat-Nya.

“Kita menjadi sahabat Allah dengan taat pada perintah-perintah-Nya. Dengan cara mengasihi sesama saudara. Bukan saja sesama Nasrani tetapi juga kepada umat beragama lain. Misalnya kepada Muslim, Hindu dan Buddha,” pinta Pdt. Usman Kobak.

Dikatakan, perintah Allah yang utama adalah mengasihi sesama saudara seperti mengasihi diri sendiri.  Karena itu melalui momen Natal ini, Pdt. Usman Kobak kembali menekankan untuk membagun persahabatan dengan saling mengasihi, saling menolong, saling memberi, saling menghargai, dan saling mendukung. Tanpa membedakan golongan, ras, dan suku. “Karena kita diciptakan serupa dan segambar Allah sendiri,” tutupnya.

Sementara itu Wakil Bupati Dinus Wanimbo, SH, MH., dalam perayan Natal bersama atas nama pemerintah, TNI-Polri bersama warga Tolikara memberikan penghargaan tinggi kepada seluruh komponen masyarakat Tolikara. Karena telah menjaga kebersamaan dan kerukunan antar sesama sehingga selama ini masyarakat Tolikara hidup rukun, damai.  Situasi ini menunjukkan masyarakat Tolikara benar-benar menuruti bagian dari Firman Allah.

“Saya harap cinta damai Natal kali ini benar-benar tercipta dalam diri kita masing-masing dengan menuruti perintah Allah Yang Maha Kuasa,” tuturnya.

Wabup Dinus Wanimbo berharap situasi yang telah tercipta dengan baik ini, patut ditingkatkan. Ini sejalan dengan budaya orang suku Dani yaitu,  kebersamaan dengan saling mendukung dan saling menolong yang sudah ada sebelum ajaran Nasrani masuk di daerah Tolikara. Apalagi setelah ajaran Nasrani masuk yang disebarkan misionaris eropa sudah terbagun dengan baik. Namun dengan era kemajuan modern saat ini nilai – nilai kebersamaan mulai memudar dengan budaya modern.  Karena itu kita patut pupuk kembali.

Ketua panitia natal DR. Edie Rante Tasak, ST., MM., dalam laporannya mengatakan, walaupun semua persiapan Natal dilakukan dalam waktu yang singkat, yaitu tidak lebih dari 2 hari. Namun dengan semangat dan dukungan dari Bupati Usman G. Wanimbo, SE, M. Si dan Wabup Dinus Wanimbo, SH., MH., bersama seluruh pimpinan OPD dan Forkopimda, sehingga perayaan kali ini digelar sukses dengan penuh hikmat. “Perayaan Natal tahun ini digelar sukses berkat kebersamaan semua pihak dalam kasih Tuhan Yesus Kristus,” ucapnya.

Diakuinya, meskipun tanpa persiapan yang matang, namun kebersamaan dalam kasih Tuhan Yesus Kristus Putra Damai,  semua bisa berjalan sukses dengan penuh hikmat. Dalam persiapan perayaan Natal kali ini semua pihak OPD dilibatkan dengan menyiapkan konsumsi. Dimana setiap OPD menyediakan 50 hingga 100 nasi kotak. (Diskominfo Tolikara/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *