Banyak Wajah Lama Daftar 14 Kursi

Salah satu mantan anggota 14 kursi Jhon Gobay (kacamata) ketika mendaftar di Kesbangpol Provinsi Papua, Rabu (11/12) kemarin. Jika sesuai regulasi pendaftaran ini dibuka selama 7 hari untuk selanjutnya dilakukan verifikasi.

JAYAPURA – Jadwal pendaftaran 14 kursi yang dilakukan Kesbangpol mulai ramai didatangi peserta. Wajah-wajah lama dari anggota 14 kursi sebelumnya masih terlihat mendominasi. Tak hanya dari masyarakat umum, mantan bupati ada juga yang ikut mengambil bagian. Pendaftarannya sendiri telah dibuka sejak 10  Desember lalu dan akan ditutup 18 Desember 2019.

Salah satu yang ikut mendaftar adalah Jhon Gobay. Ia mengatakan kembali mencalonkan diri karena ada agenda yang belum rampung dan pastinya akan didorong lagi bersama 55 anggota dari parpol dan 14 anggota dari pengangkatan. Jhon berharap masyarakat masih bersimpati dan menyetujui untuk ia terpilih kembali mengingat ada sejumlah regulasi yang sudah dihasilkan masih harus dikawal. “Ia tadi saya dengan  beberapa teman sudah mendaftar. Saya peserta ke 21 dan ada juga rekan lainnya seperti Yonas Nussy, Yohanes Ronsumbre dan Yotam Bilazi,” tulis Jhon Gobay usai mendaftar.

Dari jadwal yang dikeluarkan, bisa dipastikan proses penetapan maupun pelantikan tak akan dilakukan di tahun 2019 ini melainkan tahun 2020. Artinya anggota DPR Papua dari kursi partai politik memiliki periode 2019-2024 sedangkan anggota 14  kursi memiliki periode 2020-2025. Disamping itu publik tentu masih bisa mempertanyakan makna DPR Papua sendiri mengingat Perdasus nomor 6 tahun 2011menyebut  bahwa DPR Papua adalah anggota yang terdiri dari mereka yang dipilih dan diangkat. Namun prosesnya tidak dilakukan bersamaan sehingga apakah masih bisa disebut DPR Papua.

“Ini yang juga jadi bahan koreksi nantinya, silahkan tanyakan kepada teman-teman yang lain tanggapan mereka seperti apa. Harusnya memang bersamaan,” kata Gobay. Ia menyebut dari pendaftaran, selanjutnya akan dilakukan verifikasi administrasi pada 06 – 13 Januari  kemudian proses penetapan pada 14 – 20 Januari 2020 dan kemudian berkas akan dikirim kembali ke Mendagri untuk pengesahan pada 27 – 31 Januari 2020.

Sementara itu Senator dari Provinsi Papua Otopianus P Tebai meminta agar jatah kursi Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) untuk partai politik lokal sebagaimana diamanatkan UU Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otsus Papua segera dibentuk.

Menurut Otopianus, jatah kursi DPRP tersebt ditentukan dan dipilih melalui partai lokal di Provinsi Papua dan Papua Barat. Partai-partai lokal yang ikut nantinya harus memenuhi syarat dalam UU Nomor 2 Tahun 2011 tentang Parpol dan UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

“Saya usulkan agar DPRP yang merupakan kursi jatah Otsus diseleksi dan ditentukan oleh partai lokal Papua dengan mekanisme pemilihan seperti pemilu,” ujar Otopianus melalui sambungan telepon selulernya kepada media ini, Selasa (10/12).

Karena itu, Otopianus mendorong agar anggota DPRP jatah Otsus periode 2019-2024 dipilih melalui mekanisme pemilihan umum dengan pesertanya adalah partai-partai lokal Papua yang sudah memenuhi syarat dalam UU Parpol dan UU Pemilu. (ade/oel/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *