Jembatan Merah Kembali Makan Korban

JAYAPURA-Jembatan Youtefa yang oleh masyarakat disebut Jembatan Merah, kembali memakan korban. Dimana seorang wanita bernama Vony Inseren N Ansek (36)  warga Yoka, Distrik Heram ditemukan tergeletak  di bawah Jembatan Merah Youtefa, Senin (9/12) sekira pukul 07:40 WIT.

Kapolresta Jayapura Kota, AKBP Gustav R Urbinas yang dikonfirmasi melalui Kasubag Humas Polresta Jayapura Kota, Iptu Jahja Rumra membenarkan adanya penemuan jenazah tersebut. Jenazah setelah ditemukan, langsung dievakuasi ke kamar jenazah RS Bhayangkara Polda Papua guna dilakukan visum.

“Korban sendiri diduga jatuh dari atas jembatan. Mengingat saat ditemukan ditubuh korban terdapat bekas gesekan dengan cat di tembok,” terang Jahja kepada Cenderawasih Pos, kemarin.

Jahja menerangkan, sebagaimana pengakuan dari saksi bernama Herman Meraudje (38) seorang nelayan. Saat akan melaut untuk menjaring ikan, dirinya melintas di bawah Jembatan Merah dan melihat ada sesosok orang yang dalam posisi tengkurap.

Melihat itu, saksi naik ke atas beton jembatan untuk melihat orang tersebut dan setelah melihat ternyata ada darah berada di samping korban. Saksi langsung kembali ke perahu untuk melaporkan temuanya kepada warga lainnya yakni Lutter dan Yesaya.

“Ketiga saksi ini kemudian kembali lagi ke TKP untuk memastikan korban tersebut, namun ketiga saksi cuma melihat dari luar pagar dan langsung melaporkanya ke Polsek Japsel,” terangnya.

Tidak lama kemudian lanjut Jahja, anggota Polsek Japsel yang dipimpin Pawas Japsel 3 dan Japsel 8 mendatangi TKP penemuan mayat yang terletak di bawah Jembatan  Youtefa unuk melakukan olah TKP.

“Kasus ini sedang dalam penyelidikan untuk memastikan secara pasti kematian korban,” ungkapnya.

Jahja Rumra meminta masyarakat yang jika ke Jembatan Youtefa untuk mematuhi peraturan yang ada. Misalnya tidak sampai keluar dari area jembatan atau menaiki tiang-tiang yang ada di jembatan tersebut. Hal ini untuk keselamatan masyarakat itu sendiri. (fia/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *