Bayi Kembar Ditemukan di Tempat Sampah

OLAH TKP: Anggota Polsek Abepura saat melakukan olah TKP di lokasi penemuan jenazah seorang pria di Waena, Distrik Heram, Senin (9/12) malam sekira pukul 23.00 WIT. (Gamel/Cepos)

Di Waena Seorang Pria Ditemukan Tergeletak Tak Bernyawa

JAYAPURA – Warga Perumnas II Waena, barusan dihebohkan dengan ditemukannya dua sosok mayat bayi di bak sampah depan PLTD Waena. Penemuan bayi kabar ini diketahui warga sekira pukul 20.10 WIT saat akan mencari sampah.

Ketika lampu senter mengelilingi bak sampah tiba-tiba terlihat ada dua sosok bayi dengan posisi terbaring menyamping dan sudah tak bernyawa. Sontak informasi ini menyebar dan langsung diposting ke media sosial.

Sementara itu salah seorang warga bernama Natalia mengungkapkan, awalnya ia bersama dua rekannya dari Expo tujuan Perumnas 3 Waena. Ketika sampai di Perumna 2 Waena dirinya melihat banyak orang berkerumun di tempat sampah depan PLTD Waena.

“Kami mendekat dan tanya warga ternyata mereka bilang baru saja ditemukan dua bayi kembar oleh petugas kebersihan dan telah dibawa lari ke rumah sakit,” ungkapnya kepada Cenderawasih Pos di Waena, Senin (9/11).

Natalia mengaku tidak mengetahui secara pasti bagaimana kondisi bayi kembar tersebut saat ditemukan. Pasalnya, saat tiba di lokasi penemuan bayi, kedua bayi tersebut sudah dibawa ke rumah sakit.

“Kami tidak lihat secara langsung kondisi kedua bayi tersebut, karena sudah dievakuasi ke rumah sakit,” ucapnya.

Warga lainnya bernama Keti menyebutkan, dari keterangan dari petugas kebersihan bahwa bayi tersebut dimasukan ke dalam kantong plastik. Saat petugas kebersihan membuka kantong plastik teryata ditemukan dua bayi di dalam kantong plastik tersebut.

Dari data yang dihimpun Cenderawasih Pos, dua bayi yang ditemukan tersebut sudah meninggal dunia saat ditemukan.

Kapolres Jayapura Kota, AKBP Gustav Urbinas melalui Paur Humas Polresta, AKP Jahja Rumra membenarkan kejadian tersebut. “Iya ada dua mayat bayi yang ditemukan warga dan langsung dibawa ke RS Bhayangkara,” katanya tadi malam.

Dari temuan ini  tak sedikit yang marah dan mengecam orang tua yang dianggap tidak memiliki nurani. Postingan ini juga ramai dibagikan.  Lokasi kejadian sempat macet karena warga yang penasaran langsung memarkir kendaraan di pinggir jalan. Emosi warga banyak yang dituangkan dalam media sosial. “Jahat sekali orang tuanya, coba kalau tidak mau mending dikasi kenorang saja,” tulis Rifah. Tapi tak sedikit yang mendoakan jabang bayi tersebut. “Surga tempatmu nak,” tulis Lela.

Sementara Kepala Subsektor Heram, Iptu Nadek yang dikonfirmasi mengatakan bahwa temuan mayat bayi kembar tersebut telah ditangani Polsek Abepura. Namun hingga berita ini ditulis Kapolsek Abepura, AKP Clif Korwa belum bisa terhubung.

Jenazah kedua bayi tersebut akhirnya pukul 22.05 WIT tiba di RS Bhayangkara. Informasi yang diterima jenis kelaminnya ada yang laki laki dan perempuan. Namun disebutkan ada bekas memar seperti ikatan tali di bagian leher. “Masih dikembangkan,” kata Jahja.

Sementara selang berapa jam di lokasi berbeda, warga juga dikagetkan dengan temuan mayat pria yang tergeletak di atas bukit. Warga melapor sekira pukul 23. 00 WIT dan anggota Polsek Abepura langsung menuju TKP.

Pria yang diketahui bernama Yosafat Tenu ini tewas dengan posisi tertelungkup sambil memegang batu. Dari tubuh korban yang bekerja di koperasi ini ditemukan uang Rp 177.000 dan dua buah handphone. Polisi belum bisa memastikan apa penyebab kematian korban. Pihak keluarga juga belum mau memberi komentar namun jenasah langsung dibawa ke RS Bhayangkara. (ade/bet/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *