Terekam CCTV, Pelaku Curanmor Ditangkap

BARANG BUKTI- Salah satu penyidik Polsek Sentani Timur saat menunjukkan barang bukti (BB) motor yang diamankan di Mapolsek Sentani Timur, Selasa (3/11). (Yewen/Cepos)

Satu Pelaku Kabur, Kini Dikejar Polisi

SENTANI-Pelaku Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) berinisial SN (17) berhasil ditangkap anggota polisi di halaman parkiran salah satu hotel di Hawai, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Senin (2/11).

Kapolres Jayapura, AKBP Victor Dean Mackbon saat dikonfirmasi membenarkan  hal tersebut.  Dikatakan, salah seorang anggota Polda Papua bernama Ipda Engel Mayor berhasil menangkap pelaku ketika berada di hotel tersebut, karena terpantau (terekam) oleh kamera CCTV.

“Benar ada anggota Polda Papua yang kebetulan berada di hotel tersebut, sehingga ketika diteriaki ada motor yang dicuri, maka anggota polisi ini langsung bertindak dengan cepat dan berhasil menangkap pelaku SN ini,” ungkapnya kepada Cenderawasih Pos di Sentani, Selasa (3/11).

Menurut Victor, motor yang dicuri ini milik seorang karyawan salah satu hotel di Hawai yaitu Soleman Lolopayung (44) yang diparkir di parkiran hotel tersebut. Pelaku sendiri berjumlah dua orang, tapi satu berhasil melarikan diri.

“Ada dua pelaku terpantau lewat kamera CCTV masuk ke parkiran hotel dengan menggunakan Motor Beat PA 6258 RH, pemilik motor kemudian melihat kecurigaan melalui  CCTV, karena pelaku SN naik di motornya dan langsung menyalakan motor, sehingga korban langsung berteriak, Ipda Enggel Mayor yang berada di dalam hotel langsung keluar dan berhasil menangkap pelaku dan mengejar pelaku satunya, tetapi sudah melarikan diri,” jelasnya.

Victor menyatakan, pelaku bersama Barang Bukti (BB) diserahkan ke Polsek Sentani Timur, untuk proses hukum lebih lanjut.

“Dari keterangan korban, kasus ini sudah terjadi 4 kali dalam kurung waktu 3 tahun terakhir di hotel tersebut,” ujar mantan Kapolres Mimika ini.

Victor menyampaikan, pelaku sudah diamankan di Rutan Mapolsek Sentani Timur dan dijerat Pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara. Sementara pelaku yang melarikan diri sudah dikantongi identitasnya dan kini dalam pengejaran polisi. (bet/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *