Pembangunan Infrstruktur Harus Merata

Suasana Upacara Hari Bakti PUPR ke-74 2019 di lapangan Lantamal X Jayapura, Selasa (3/12) siang kemarin. (ERIK / CEPOS)

JAYAPURA – Perayaan Hari Bakti PUPR ke-74 oleh jajaran Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Papua, dan Papua Barat dikemas berbeda dengan perayaan di tahun-tahun sebelumnya. Nuansa Bhinneka Tunggal Ika, terlihat jelas dimana semua yang hadir menggunakan busana tradisional dari seluruh nusantara, seperti busana tradisional Jawa, Sulawesi, Sumatera dan Papua.

Perayaan yang dipusatkan di Lapangan Lantamal X Jayapura, Selasa (3/12) diawali dengan upacara dengan dipimpin langsung oleh Wakil Menteri PUPR, John Wempi Wetipo dan diikuti oleh seluruh Kepala Balai dan Kepala Satker se-Papua. Usai upacara dilanjutkan dengan acara syukuran yang dihadari perwakilan Forkopimda Papua, pimpinan BUMN dan mitra kerja Kementrian PUPR

John Wempi Wetipo mengatakan, penggunaan busana tradisional pada perayaan kali ini dilakukan serentak di seluruh Indonesia.

Dimana bermakna bahwa pembangunan infrastruktur oleh Kementerian PUPR dilakukan secara merata di seluruh Indonesia, tanpa membedakan suku ras dan agama.

“Kami hadir di pelosok mana pun untuk mewujudkan konektivitas yang ada, sehingga bukan hanya di Papua tapi juga di Jakarta. Ini pun sama untuk mewujudkan kebersamaan kita, Bhinneka Tunggal Ika, walau kita beda beda tapi kita tetap satu membangun bangsa Indonesia secara bersama-sama,” ujar Wamen Jhon Wetipo usai upacara bendera.

“Karena visi misi Presiden diwujudkan oleh Kementerian PUPR dalam hal Infrastruktur dan merupakan satu hal yang luar biasa, yang mana lima tahun yang sudah lewat, 2014-2019,” jelasnya.

Sementara itu disinggung soal program infrastruktur 2020, menurut Wakil Menteri PUPR itu memang sudah ada perencanaan yang akan dikerjakan. Namun nantinya dibahas dalam rapat koordinasi kedepan.

Wempi berharap semua pihak bisa bersinergi  berjalan bersama. Bagaimana untuk menjaga keamanan di Papua sehingga harapan yang betul-betul untuk pembangunan bisa selesai dengan tepat waktu.  “Tantangan soal keamanan, saya kira dengan proses berjalan ini mudah mudahan saya dipercayakan sebagai Wakil Mentri PUPR bisa meminimalisir persoalan- persoalan yang ada di masyarakat dan lapangan,” tandanya. (eri/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *