Pembangunan Infrastruktur Terus Digenjot

Potongan kue dan tiup lilin warnai peringatan Hari Bakti ke-74 PU Tahun 2019  di Halaman Kantor Bupati, Selasa (3/12). (Fiktor/Cepos)

BIAK-Pemerintah Kabupaten Biak Numfor menggelar apel memperingati Hari Bakti ke-74 PU Tahun 2019, di Halaman Kantor Bupati, Selasa (3/12) pagi.  Apel yang dihadiri jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan undangan lainnya dipimpin oleh Asisten III Setda Kabupaten Biak Numfor Ir. Andareas F. Lameky, MM.

  Asisten III sambutan seragam dari Presiden Republik Indonesia, Ir Joko Widodo di hadapan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan undangan menyampaikan berbagai pembangunan infrastruktur yang berhasil dilaksanakan pemerintah pusat.

  “Jalan tol, bandara, pelabuhan dan masih banyak lagi pembangunan infrastruktur yang kita akan bangun nantinya, ini membutuhkan kerja keras, kita harus kerja dan kerja,” kata Andarias Lamekyu membacakan sambutan serentak Presiden Republik Indonesia.

  Dalam kesempatan itu Asisten III juga menyampaikan pesan Bupati Herry A Naap, S.Si.,M.Pd, bahwa dalam berbagai program strategis pemerintah daerah kedepan, berbagai program pembangunan infrastruktur terus akan dilakukan, termasuk infrastruktur dasar sampai ke tingkat kampung-kampung.

  Pembangunan infrastruktur untuk mendukung konektivitas  sejumlah wilayah, termasuk di wilayah Numfor dan wilayah lainnya terus dilakukan pemerintah daerah. Program-program tersebut dilakukan terencana, terarah dan secara berkesinambungan.

  “Upaya pembangunan infrastruktur  dasar dan sejumlah lainnya tetap menjadi program perhatian pemerintah, ini penting sebagai bagian konektivitas khususnya dalam mendukung sector lainnya. Program-program infrastruktur, termasuk infrastruktur dasar akan terus digenjot,” tandasnya.

  Peringatan Hari Bakti Pekerjaan Umum mengusung tema “Sigap Membangun Negeri untuk Indonesia Maju”.  Di apel peringatan Hari Bakti PU itu diserahkan sejumlah rumah khusus ASN di Darfuar dengan melakukan pembacaan nama-nama penerima. Selain itu, puncak acara juga diwarnai dengan pemotongan kue ulang tahun dan dihadiri langsung mantan Kepala Dinas PU Biak Numfor yang juga adalah mantan Bupati Obet Sroyer, dan Costan Romsumbre yang juga ada mantan Kadis PU Biak Numfor.

  Sekedar diketahui bahwa, bahwa sejarah mencatat peringatan Hari bakti PU ini berawal dari kisah heroik para pegawai PU tak lama setelah Proklamasi dikumandangkan, tepatnya tanggal 3 Desember 1945, sebanyak 21 pegawai PU bertugas menjaga gedung Departemen PU di Bandung yang sekarang bernama Gedung Sate. Mereka harus berjuang menghadapi serangan pasukan Sekutu waktu itu

Dari sejumlah sebanyak itu, 7 pegawai PU ketika itu gugur dalam peristiwa tersebut. Mereka adalah Didi Hardianto Kamarga, Muchtaruddin, Soehodo, Rio Soesilo, Soebengat, Ranu, dan Soerjono. Kemudian, nama mereka dikenang sebagai Pahlawan Sapta Taruna.(itb/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *