Crosser JRB Wamena Papua Juara Umum

Crosser asal PapuaLantian Juan ketika merayakan kemenangan sebagai juara umum Kejurnas Powertrack 2019 di sirkuit  JEC Wonosari Gunungkidul Yogyakarta, Minggu (1/12)

Kejurnas Powertrack 2019

-Optimis Raih Prestasi Pada PON Papua-

JAYAPURA – Crosser IMI (Ikatan Motor Indonesia) Papua, Lantian Juan sukses menjadi juara umum pada Kejurnas Powertrack 2019 dengan menutup seri kelima dengan memukau yang berlangsung di sirkuit  JEC Wonosari Gunungkidul Yogyakarta, Minggu (1/12).

Lantian Juan sukses tampil memukau di seri kelima atau seri terakhir, Lantian turun ditiga kelas utama, di kelas bebek Modif 4T 110 cc Open, Lantian Juan menempati posisi terbaik pertama dengan mengumpulkan total 42 poin, dikelas Bebek Motif 4T 125 cc Open, Lantian menempati posisi terbaik kedua dengan poin 45 memiliki poin sama dengan Ady Aryanto di peringkat pertama, dikelas Sport dan Trail Open, pembalap asal JRB Wamena Papua itu menempati peringkat terbaik pertama dengan total 50 poin.

Tentu capaian tersebut menjadi modal yang baik bagi IMI Papua jelang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2020 mendatang. Pasalnya Lantian Juan tentu menjadi salah satu crosser andalan bagi IMI Papua dalam mendulang medali emas.

Bahkan Lantian Juan pun sendiri berhasrat untuk bisa mengukir prestasi manis pada event olahraga nasional empat tahunan tersebut. Ia optimis dirinya bisa bersaing dengan para pembalap lainnya untuk menaiki podium.

“Saya tetap akan berusaha, dan semoga di PON saya bisa memberikan prestasi,” ungkap Lantian Juan saat dihubungi via telepon selulernya, Senin (2/11) sore kemarin.

Senada dengan Lantian, Huda sang manajer Lantian pun melayangkan pujian atas performa apik pembalapnya itu. Menurutnya, di PON XX Papua, ia yakin pembalapnya itu mampu memberikan medali bagi kontingen Papua. Apalagi PON kali ini diselenggarakan di rumah sendiri (Papua).

“Untuk seri terakhir penampilan Lantian cukup bagus, meski sempat terjadi crass namun tetap bisa jadi yang terbaik. Yang jelas target PON nanti Lantian bisa dapat medali perorangan,” tandasnya.

Diketahui, Kejurnas Powertrack 2019 ini berlangsung selama 5 (lima) seri, dimana untuk seri pertama diselenggarakan di Banjarnegara (Jawa Tengah), Cirebon (Jawa Barat), Cilegon (Banten), Sleman (Yogyakarta) dan Gunungkidul (Yogyakarta) (eri/gin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *