APBD Jayawijaya Ditetapkan Rp 1,4 Triliun

Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, SE, Msi saat menerima Raperda Penetapan APBD TA 2020 dari Ketua DPRD Jayawijaya Taufik Petrus Latuihamallo usai ditetapkan dalam Sidang paripurna di ruang sidang DPRD Jayawijaya Senin (2/12) kemarin. (Denny/ Cepos)

WAMENA-Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Jayawijaya tahun anggaran 2020  akhirnya ditetapkan sebesar Rp 1.403.310.310.370, 63. Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua mengungkapkan  untuk struktur rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah ini  terdiri dari pendapatan asli daerah, dana perimbangan  dan Lain -lain pendapatan asli daerah yang sah ditetapkan sebesar  Rp 1.403.310.310.370, 63, untuk belanja tidak langsung dan belanja langsung  ditetapkan sebesar Rp 1.419.620.231.570, 63.

   Dimana pembiayaan yang terdiri dari penerimaan pembiayaan ditetapkan sebesar Rp.18.309.921.200 dan pengeluaran pembiayaan ditetapkan sebesar Rp 2 Miliar, sehingga pembiayaan netto menjadi sebesar Rp 16.309.921.200. “Dengan demikian APBD Tahun anggaran 2020 ditetapkan dalam keadaan berimbang,”ungkap Bupati Jhon  Banua dalam Sidang Penetapan APBD 2020 di ruang sidang DPRD Jayawijaya Senin (2/12) kemarin.

  Untuk meningkatkan pendapatan asli daerah sebagai indikator, kemandirian fiskal daerah maka Bupati mengimbau   untuk meningkatkan  fungsi pengawasan terhadap fungsi pengawasan peraturan daerah tentang pajak dan retribusi daerah, khususnya perda tentang penggunaaan kekayaan daerah agar agar bergagai kendala dalam melakukan pemungutan pajak dan retribusi dapat diminimalisir.

  “Peran kita dalam mengedukasi para wajib pajak dan pajak retribusi secara terus menerus sangat strategis dan menentukan dalam upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah,”tegas Jhon Banua dalam Sidang DPRD Jayawijaya.

  Ia juga mengakui setelah tahapan ini, pemda Jayawijaya akan menyampaikan Raperda dan Raperbub tentang APBD 2020 kepada Gubernur Provinsi Papua untuk dievaluasi, selaku tim anggaran pemerintah daerah dan badan anggaran DPRD tetap solid dan konsisten dalam bersinergi menyelesaikan tugas konstitusi ini dengan baik.

  Di tempat yang sama Ketua DPRD Jayawijaya Taufik Petrus Latuihamallo mengakui dalam pembahasan APBD tahun 2020 ini telah diselesaikan sesuai dengan mekanisme aturan -aturan yang berlaku, sehingga telah ditetapkan dan disetujui dalam sidang ini. DPRD berharap kepada Pemda Jayawijaya agar pelaksanaan anggaran dapat mulai berjalan awal tahun.

  “Kalau Boleh Dokumen Pengguna Anggaran bagi setiap OPD itu bisa diterbitkan mulai bulan Januari tahun 2020, Kami juga minta APBD 2020 dapat dikelola secara transparan akuntabel dan tepat sasaran, “tegas Ketua DPRD Jayawijaya.

   DPRD juga mengingatkan kepada Pemerintah untuk mempersiapkan dan mengantisipasi kebutuhan pokok, ketersediaan bahan bakar minyak serta menjaga keamanan dan ketertiban serta kebutuhan masyarakat yang lain di Jayawijaya dalam menghadapi Natal dan Tahun Baru. (jo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *