Dugaan Korupsi Dana Kampung Koya Koso Dilimpahkan ke Kejari

Kapolresta Jayapura Kota AKBP Gustav R Urbinas didampingi Kanit Tipikor Sat Reskrim Ipda Alamsyah Ali saat memberikan keterangan pers di Mapolresta Jayapura Kota, Senin (2/12). (Elfira/Cepos)

JAYAPURA- Mengelola dana kampung memang tak mudah, salah urus dana milik masyarakat kampung maka bisa-bisa dibawa ke meja hijau. Ya, dalam waktu dekat, Penyidik Tindak Pidana Korupsi Satuan Reskrim Polresta Jayapura kota akan melimpahkan berkas perkara tindak pidana korupsi penyalahgunaan dana Kampung Koya Koso senilai Rp 1,4 milliar kepada Kejaksaan Negeri Jayapura.

Kapolresta Jayapura Kota AKBP Gustav R Urbinas melalui Kanit Tipikor Sat Reskrim Ipda Alamsyah Ali menjelaskan, pihaknya saat ini masih melengkapi berkas perkara setelah dinyatakan belum lengkap (P18) oleh Jaksa penuntut Umum Kejaksaan Negeri Jayapura. “Kami sudah lengkapi berkas dan minggu ini akan kami serahkan kepada Jaksa,” ucap Alamsyah kepada wartawan di Mapolresta Jayapura Kota, Senin (2/12).

Ia pun menjelaskan dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi dana desa Kampung Koya Koso tahun anggaran 2016 senilai Rp 5,5 Milliar menelan kerugian negara hingga Rp 1,4 Milliar terdapat empat orang tersangka, namun satu diantaranya telah meninggal dunia.

“Kasus ini ada empat orang tersangka yang menjerat EWT selaku kepala kampung, BRT sebagai ketua tim pelaksana  kegiatan dan MT sebagai bendahara kampung sementara PM sebagai sekretaris kampung dinyatakan telah meninggal dunia,” jelasnya.

Untuk motif dalam kasus tindak pidana koruspi dana desa senilai Rp1,4 Milliar tidak lain yakni pembangunan Fiktif dan Markup. “Kami sudah lakukan pemeriksaan saksi dan melakukan penyidikan ternyata modusnya pembangunan beberapa rumah fiktif dan markup,” tuturnya.

Atas perbuatanya itu, ketiga tersangka disangkakan pasal 2 dan pasal 3 UU RI No 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI No 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi dengan ancaman penjara diatas lima tahun penjara. (fia/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *