Bupati Lanjutkan Kunker ke Wosilimo

Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, SE, Msi saat disambut Kepala Distrik Wosilimo Mesak Wantik  dan 10 kepala Kampung di Distrik Wosilimo Jayawijaya, Senin (2/12). (Denny/Cepos)

WAMENA-Bupati Jayawijaya kembali melanjutkan kunjungannya ke Distrik Wosilimo usai dua hari lalu mengunjungi Distrik Wita–Waya. Kunjungan ini untuk mendengarkan langsung keluhan masyarakat di distrik dan kampung yang perlu dilakukan langkah cepat dari pemerintah.

  “Tak ada maksud  apa-apa di distrik, sehingga kalau ada yang ingin menyampaikan masalah -masalah di distrik ini bisa didengar langsung oleh Bupati Jayawijaya. Jangan menggunakan perantara tetapi langsung kepada saya,” ungkap Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, Senin (2/12) kemarin.

  Dalam kunjungan itu, Jhon Banua mengingatkan kepada kepala kampung untuk untuk memperhatikan gizi bagi ibu hamil dan anak-anak usia dini di kampung lewat pengelolaan dana desa yang diterima oleh kepala kampung, dimana ada keluhan dari kepala Puskesmas jika untuk alokasi dana desa jarang mendapat perhatian.

  Ia juga menegaskan jika  selama ini kepala kampung tak mau mengalokasikan anggaran dana desanya kepada Posyandu untuk memperhatikan Gizi Ibu Hamil dan anak usia dini, maka ia akan intervensi langsung untuk mengalokasikan dana kampung ke Posyandu untuk  kebutuhan gizi ibu hamil dan anak -anak usia dini.

   Masalah lain, kata Bupati Banua, seperti pembangunan asrama di Jayapura, ia hanya meminta 25 juta per Kampung karena di Distrik Wosilimo ada 10 kampung pada pencairan dana desa di tahap ke 3 sedangkan Pemda Jayawijaya akan menanggung Rp 250 juta,

  “Untuk tahap 3 ini dianggarkan Rp 25 juta per kampung untuk pembangunan asrama dengan begitu pembangunan asrama mahasiswa di Jayapura itu bisa dilakukan dengan baik karena anggaran yang dibutuhkan Rp 500 juta,” bebernya

  Ia juga menegaskan selama ini APBKam yang dimasukan oleh kepala kampung tak sesuai dengan penggunaan anggaran.  Karena itu, ia mengimbau agar kepala kampung bisa menggunakan anggaran dana desa itu sesuai dengan apa yang dirancangkan sesuai dengan kebutuhan kampung. (jo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *