Di Kali Amai, Seorang Wanita Ditemukan Tewas

KALI AMAI- Salah satu anggota Polsek Depapre menunjuk ke arah Kali Amai tempat dimana ditemukan korban tewas, usai mandi di muara Kali Amai Kampung Tablasupa Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Sabtu (30/11).

SENTANI- Salah seorang wanita bernama Vonsia Yeni Mangopang (19) ditemukan tenggelam oleh seorang saksi bernama Soni Abueretewas di tempat wisata Kali Amai, Kampung Tablasupa,  Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Sabtu (30/11).

Kapolres Jayapura, AKBP Victor Dean Mackbon, melalui Kapolsek Depapre, Ipda Usriyanto saat dikonfirmasi membenarkan telah ditemukan seorang wanita tewas di tempat wisata Kali Amai, Kampung Tablasupa, Distrik Depapre Kabupaten Jayapura.

“Benar ada seorang wanita yang ditemukan oleh saksi sudah tak bernyawa atau tewas di Kali Amai,”ungkapnya saat dikonfirmasi wartawan melalui telepon selululernya, Sabtu (30/11).

Menurut Usriyanto, korban ditemukan tewas saat saksi hendak mandi dan menyelam, saksi melihat korban sudah terlentang di dasar muara kali, sehingga saksi langsung mengangkat korban kemudian membaringkannya di salah satu pondok. Kemudian bersama kakak korban, saksi berusaha menolong korban, tapi sudah tidak bereaksi dan saat dipompa mulut korban mengeluarkan busa.

Dari keterangan saksi, korban dan keluarga lainnya diajaknya karena ada pekerjaan menjadi pembawa acara kegiatan di Pantai Amai, Kampung Tablasupa Distrik Depapre.

Menurut saksi sebelumnya, korban mandi di air laut, karena mengeluh kepalanya pusing, sehingga korban naik dan pergi membasuh badan di muara kali. Setelah itu, korban tidak terlihat lagi sampai dengan mau pulang korban ditemukan tewas kurang lebih 1 jam kemudian.

Kata Usriyanto, keluarga sudah berusaha mencari korban hingga ke Terminal Amai, tapi tidak ada juga. Setelah melihat keramaian di ujung muara kali Amai, sehingga saksi menghampiri dan baru mengetahui bawah itu adalah korban.

“Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Depapre dengan menggunakan perahu motor, tetapi saat tiba di Puskesmas, pihak medis menyatakan bahwa korban telah meninggal dunia (MD). Lalu korban dilarikan ke RS. Yowari,”katanya.

Usriyanto menyatakan, dari hasil penyelidikan, diduga korban tidak bisa berenang di mana korban mengira muara kali Amai dangkal, karena kontur dasar muara kali Amai dangkal di bagian pinggir dan berbentuk palung yang langsung dalam di bagian tengah. (bet/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *