Minggu Depan Sudah Mulai Jalan

Asisten Bidang Politik Hukum dan HAM Setda Provinsi Papua, Doren Wakerkwa, SH., saat memberikan keterangan pers di sela-sela Rakor Kesbangpol Provinsi Papua dan Kabupaten/Kota di Grand ABE Hotel, Jumat (29/11). (Takim/Cepos)

Terkait Perekrutan Balon Anggota DPRP Mekanisme Pengangkatan

JAYAPURA-Tahapan perekrutan bakal calon anggota DPR Papua yang ditetapkan melalui mekanisme pengangkatan periode 2019-2024, direncanakan mulai digelar minggu depan.

“Tahapannya, minggu depan sudah mulai berjalan atau akan ada pemberitahuan semua jadwal yang akan kita lakukan,” ungkap Asisten Bidang Politik Hukum dan HAM Setda Provinsi Papua, Doren Wakerkwa, SH., kepada Cenderawasih Pos usai mewakili Gubernur Papua membuka Rakor Kesbangpol Provinsi Papua dan Kabupaten/Kota di Grand ABE Hotel, Jumat (29/11).

Rakor Kesbangpol tersebut digelar dalam rangka persiapan pengumuman dan pendaftaran bakal calon anggota DPR Papua yang ditetapkan melalui mekanisme pengangkatan 2019-2024.

Doren Wakerkwa mengatakan sesuai Perdasus No. 9 tahun 2019 bahwa harus melakukan perekrutan anggota DPR Papua pengangkatan dari masing-masing kabupaten dan kota.

“Hari ini kita gelar rapat untuk menyamakan persepsi Kesbangpol provinsi dengan kabupaten dan kota. Untuk memfasilitas proses rekrutmen bakal calon keangotaan DPRP pengangkatan priode 2019-2024,” jelasnya.

Dirinya berharap, usai Rakor seluruh Kesbangpol kabupaten dan kota harus bisa memahami secara detail. Apa persyaratan atau mekanisme dalam merekrut bakal calon keangotaan DPRP pengangkatan priode 2019-2024 sesuai mekanisme yang ada.

“Kali ini sedikit berbeda dimana Kesbangpol kabupaten/kota hanya mengumpulkan berkas persyaratan oleh peserta bakal calon lalu diserahkan ke Kesbangpol Provinsi Papua untuk verifikasi dan di sana ada juga Tim Panitia Seleksi (Pansel). Tapi kalau dulu hanya pengangkatan di tingkat kabupaten melalui Perdasus No 6 tahun 2014,”paparnya.

Dalam kesmepatan itu, Doren meminta kepada pihak terkait, baik itu Kesbangpol kabupaten/kota maupun provinsi untuk tidak melakukan hal-hal yang bisa merusak proses pemilihan DPRD pengangkatan ini.

“Jangan ada yang dengan sengaja menyembunyikan dokumen persyaratan yang mendaftar. Karena hal ini nanti akan menimbulkan persolan baru. Jika 1.000 daftar maka kita akomodir semua sampai dengan jumlah yang akan kita tetapkan,”tegasnya.

Doren juga meminta kepada kepala Kesbangpol kabupaten/kota untuk selalu menyampaikan ke publik semua tahap/proses perekrutan bakal calon anggota DPRP pengangkatan priode 2019-2024 agar masyarakat Papua tahu.

“Ini sangat penting kalau bisa Kesbangpol kabupaten/kota itu gandeng wartawan/media supaya informasi harus bisa disampikan ke masyarakat, khususnya masyarakat adat Papua,” tutupnya.(kim/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *