KNPI Buka Rekrutan Relawan dan LO PON

Ketua KNPI Papua Albertho G. Wanimbo saat memberikan keterangan kepada awak media saat ditemui di Hotel Aston Jayapura, Kamis (28/11) siang kemarin. (ERIK / CEPOS)

JAYAPURA – Pemerintah Provinsi Papua melalui Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Papua mulai membuka perekrutan relawan atau volunteer dan liasion office (LO) Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 di Bumi Cenderawasih.

Albertho G. Wanimbo, Ketua KNPI Papua mengatakan bahwa sesuai hasil koordinasi KNPI Papua dengan PB PON, maka KNPI akan melakukan rekrutan volunteer dan LO dengan jumlah 26 ribu yang nantinya akan dibagi diempat kluster penyelenggaraan PON, Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Mimika dan Merauke.

KNPI Papua membuka pendaftaran relawan untuk hari pertama, Kamis (28/11) di Hotel Aston Jayapura. Selanjutnya, pendaftaran dipindah ke Hotel Horizon Kotaraja hingga dengan 10 Desember 2019 mendatang. Pendaftaran relawan kemudian kembali dibuka pada 6 Januari 2020 mendatang dengan pesertanya direkrut di seluruh Papua.

Dijelaskan, untuk sistem pendaftaran pun tak hanya bersifat off line namun juga dapat diakses bersifat online. Dimana untuk kuota online sebanyak 20 persen, sementara 80 persen bersifat off line. Paara calaon pendaftar pun akan melewati proses seleksi admistrasi dan kompetensi, sehingga KNPI pun berharap bisa merekrut para relawan dan LO yang berkompeten,

“Setelah direkrut, barulah mereka akan dikumpulkan untuk menghadiri apel pemuda akbar se-tanah Papua di Jayapura dan mengikuti serangkaian pelatihan untuk kemudian ditempatkan pada masing-masing bidang maupun klaster,” ungkap Albertho G. Wanimbo disela-sela peluncuran dan rekrutmen relawan volunteer, liaison officer (LO) PON XX di Hotel Aston Jayapura, Kamis (28/11) siang kemarin.

Dikatakan, rekrutan tak hanya difokuskan di Kota Jayapura, namun juga dilaksanakan dimasing-masing kluster, baik Merauke mau pun kluster Mimika. “Tapi yang pasti untuk relawan yang bertugas di Jayapura kita pasti rekrut di Jayapura. Begitu pula di Mimika dan Merauke, makanya kita akan bentuk tiga tim dimasing-masing kluster,” ujarnya.

Albertho Wanimbo membeberkan, bahwa pemuda Papua memiliki potensi untuk menjadi relawan dan LO. Oleh karena itu kesempatan ini diharapkan para pemuda Papua bisa memanfaatkan momentum tersebut untuk menjadi tuan rumah yang baik.

“Pemuda Papua banyak yang kreatif, sehingga kita harapkan kesempatan ini bisa dimanfaatkan dengan baik, karena PON kemungkinan akan tiba di Papua dalam kurun waktu 100 tahun kedepan,” jelasnya. (eri).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *