Percepatan dan Pemerataan Pendidikan di Papua Harus Diseriusi

Peserta Rakor program percepatan pemerataan Pendidikan Provinsi Papua di Hotel Suni Garden Lake, Sentani, Kamis (21/11). (Robert Mboik Cepos)

SENTANI-Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Papua menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) program percepatan pemerataan Pendidikan Provinsi Papua. Kegiatan itu diselenggarakan di Hotel Sunny Garden Lake Sentani, Kamis, (21/11).  Dihadiri oleh seluruh perwakilan dari provinsi, kabupaten dan kota se-Provinsi Papua.

Kepala LPMP Provinsi Papua, Adrian Howay menjelaskan, Rakor ini merupakan tindak lanjut Inpres nomor 9, Tahun 2017 tentang percepatan pembangunan kesejahteraan masyarakat Papua dan Papua Barat. Kegiatan itu dilakukan dalam rangka mengkoordinasikan percepatan pemerataan pendidikan di Provinsi Papua bersama seluruh stakeholder terutama Dinas Pendidikan Provinsi, Dinas Pendidikan Kabupaten, Kota hingga yayasan penyelenggara pendidikan.

Dia berharap, kebijakan yang diambil oleh lembaga pendidikan harus sesuai dengan perkembangan yang ada. Terutama dari sisi angka partisipasi, penganggaran dan peningkatan mutu.

” Ini harus dilakukan dan ini menjadi agenda kami dalam Rakor kali ini,” katanya.

Dia mengatakan, sampai saat ini standar pendidikan yang ada di Papua secara nasional masih berada di bawah standar. Oleh karena itu, hal ini tidak bisa dibiarkan terus-menerus. Sehingga harus butuh ada gerakan atau gebrakan besar yang dilakukan dalam rangka membuka akses pendidikan dan membangun daya saing peningkatan mutu pendidikan.

Diharapkan, melalui kegiatan itu, ada  gerakan yang dibuat dalam rangka peningkatan mutu pendidikan di Provinsi Papua. “Tidak bisa aktivitas kita biasa-biasa saja seperti yang dilakukan selama ini,” ungkapnya.

Dia mengakui, selama ini layanan pendidikan itu lebih fokus pada pelayanan akses, tapi untuk peningkatan pelayanan mutu masih belum menjadi perhatian yang lebih serius.

“Ini yang membuat tingginya angka buta aksara, angka putus sekolah. Kondisi seperti ini yang kita tidak bisa biarkan terus terjadi. Karena generasi ini, mereka yang punya masa depan,” tegasnya.

Pihaknya berkomitmen agar hal seperti ini segera dibenahi, terutama dari sisi orientasi peningkatan mutu.(roy/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *