Dua Pasar di Wamena Belum Normal

Suasana Pasar Jibama yang terlihat sepi dari aktifitas jual beli sebelum kerusuhan / insert pasar Wouma yang telah selesai pengerjaannya namun belum diaktifkan. (Denny/ Cepos)

WAMENA-Kabid Perdagangan Disnakerindag Jayawijaya Arisman Chaniago mengungkapkan bahwa  pasar di Jayawijaya khususnya yang ada dalam Kota Wamena sebenarnya ada 4 pasar, yakni Pasar Jibama, Potikelek, Wouma dan pasar jalan safridarwin, namun ada dua pasar yang belum bisa beroperasi normal seperti pasar Jibama dan Wouma.

   “Khusus untuk Pasar Wouma memang sudah ada pergantiannya, namum aktifitas sampai saat ini belum ada karena belum didukung oleh ruko yang ada di pinggiran Pasar Wouma, sementara untuk Pasar Jibama sampai dengan saat ini belum berjalan dengan normal meskipun tak kena dampak kerusuhan,” ungkapnya Kamis (21/11) kemarin.

   Tidak beroperasinya dua pasar ini, menurut Arisman, diakibatkan masyarakat konsumen di Wamena masih trauma dengan kerusuhan pada 23 September lalu, sehingga untuk sementara para pedagang Pasar Jibama khususnya pedagang sayur, ikan, diizinkan untuk melakukan aktifitasnya di jalan safri darwin  sampai akhir Desember.

  “Kita mengizinkan mereka berjualan di Pasar Safridarwin sementara waktu ini untuk menunjang aktifitas jual beli para pedagang tersebut, karena jalan Safridarwin ini sebenarnya sudah tidak boleh ada aktifitas pasar, karena daerah ini merupakan pusat niaga di Wamena,” jelasnya.

  Hingga saat ini, kata Chaniago, untuk pedagang yang bersifat ruko di Pasar Jibama, mereka juga pada mengeluh lantaran tak ada masyarakat konsumen yang berbelanja ke Pasar Jibama, karena masih ada rasa waspada dan takut.

  “Masalah  ini kita dari pemerintah juga menghilangkan image ini dan menyatakan kondisi Wamena sudah aman dan terkendali,” ujarnya.

  Saat ini, lanjut Arisman, sudah harus ada pernyataan tegas dari pemerintah, sehingga para pedagang yang masih ada di luar itu bisa kembali dan beraktifitas di Wamena, karena mereka menunggu apakah benar -benar ada jaminan keamanan bagi mereka.

  “Kita berharap pemerintah mengeluarkan pernyataan tegas yang menjamin keamanan di Wamena, sehingga para pedagang yang masih ada di luar Wamena itu bisa kembali melakukan aktifitas perdagangannya,”bebernya

  Sementara ini untuk menunjang aktifitas perekonomian dan juga pemenuhan kebutuhan masyarakat Wamena, untuk sementara pasar yang beroperasi normal adalah pasar Potikelek yang di dukung pasar sementara di Jalan Safri Darwin.

  “Saya minta semua pelaku usaha yang beraktifitas di Jalan Safridarwin kami dari pemerintah daerah khususnya di Dinas Nakerindag hanya mengizinkan beraktifitas sampai dengan akhir Desember dan terhitung sejak 1 Januari 2020 semua kembali ke aktifitas pasar yang ada di Kota Wamena kembali.” tegas Arisman. (jo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *