Sertifikasi  BMN Over Target, DJKN Berikan Apresiasi

Dirjen Kekayaan Negara Kementerian Keuangan, Isa Rachmatawarta ketika menyerahkan plakat dan piagam penghargaan kepada Kepala BPN Papua, Papua Barat dan Maluku di acara Monev sertifikasi BMN berupa tanah tahun 2019 dan pembahasan  pengelolaan kekayaan negara lainnya di Aula KPKNL Biak, kemarin. (Fiktor/Cepos)

BIAK-Direktor Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) melakukan  monitoring dan evaluasi (Monev) sertifikasi Barang Milik Negara (BMN) berupa tanah tahun 2019 di tiga wilayah, yakni Papua, Papua Barat dan Maluku, di Biak, kemarin.  Dalam Monev itu, ketiga wilayah tersebut dinilai sukses dalam merealisasikan target atau program dari pemerintah, khususnya dalam hal sertifikasi BMN.

   Kegiatan yang dihadiri langsung oleh Direktur Jenderal Kekayaan Negara (Dirjen KN) Kementerian Keuangan, Isa Rachmatawarta itu juga dirangkaikan langsung dengan pembahasan  pengelolaan kekayaan negara lain lain.

   Bersamaan dengan Monev tersebut juga dilakukan pemberian apresiasi dalam bentuk piagam kepada sejumlah Kantor Wilayah BPN dan Kantor BPN Kabupaten/Kota. Apresiasi itu diberikan karena pihak BPN dinilai ikut memberikan dukungan maksimal atas tercapainya targer sertifikasi BMN didaerah, khususnya berupa tanah.

   Direktur Jenderal Kekayaan Negara (Dirjen KN) Kementerian Keuangan, Isa Rachmatawarta memberikan apresiasi atas komitmen dari DJKN Papua, Papua Barat dan Maluku yang berhasil merealisasikan komitmen bersama dengan berhasil melakukan sertifikasi   BMN berupa tanah. Dimana dari target 161 sertifikasi tanah BMN ditahun 2019, terealisasi sebanyak 188 sertifikasi BMN berupapa tanah.

  “Tentunya apresiasi patut diberikan atas komitmen dan dukungan di daerah, yakni dari DJKN dan pihak BPN khususnya lagi di wilayah Papua, Papua Barat dan Maluku atas tercapainya target sertifikasi BMN, bahkan over target,” ujar  Isa Rachmatawarta ketika hadi langsung menjadi narasumber dalam Monev sertifikasi BMN berupa tanah tahun 2019 dan pembahasan  pengelolaan kekayaan negara lain lain di tiga wilayah, yakni Papua, Papua Barat dan Maluku, di Aula KPKNL Biak, kemarin.

   Menurut Isa, target yang diberikan di wilayah  DJKN Papua, Papua Barat dan Maluku untuk sertifikasi BMN berupa tanah mengalami peningkatan hampir lima kali lipat atau hampir meningkat 500 %, yakni dari target 161 di tahun 2019 meningkat menjadi 740 BMN di tahun 2020 mendatang.

  Plt. Kantor Wilayah DJKN Papua, Papua Barat dan Maluku, Hermanu Joko Nugroho mengatakan bahwa realiasi dari target sertifikasi BMN di tahun 2019 tidak terlepas dari komitmen dan dukungan bersama dari instansi terkait, khususnya lagi dari pihak BPN hingga di tingkat kabupaten/kota.

  “Saya kira target 740 BMN yang akan bersertifikasi tahun 2020 bisa terealisasi berkat dukungan dan komitmen bersama di daerah, oleh karena itu dukungan dan kerja sama serta koordinasi sangat kami harapkan kedepan,” ujarnya. (itb/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *