Pasokan Ikan Laut Tidak Terpengaruh

Penjualan ikan laut di Pasar Safridarwin Wamena yang nampak sepi dari pembeli (Denny/Cepos)

WAMENA-Kepala bidang perdagangan Disnakerindag Jayawijaya Arisman Chaniago mengaku adanya informasi tercemarnya laut di Madang, Papua New Guini (PNG) tidak mempengaruhi pasokan ikan laut ke Wamena. Sebab, sampai saat ini penjualan ikan masih normal di Jayawijaya dan harganya juga masih stabil. Namun, juga mulai muncul kekhawatiran dari masyarakat.

   “Masyarakat konsumen khususnya di Wamena sudah mulai merasa ragu untuk mengkonsumsi ikan. Makanya kami sedang menunggu petunjuk dari pemerintah provinsi kira-kira bagaimana nanti kelanjutan dari pemasaran ikan laut khususnya untuk di Jayawijaya,”ungkap Arisman kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu (20/11).

  Untuk itu, Arisman berharap pemerintah provinsi dalam hal ini Dinas Perindag Provinsi Papua sudah harus menyampaikan informasi  ke masyarakat luas atau dari BPOM bisa memastikan keamanan dari ikan yang dipasok dari Jayapura ke Wamena.

  “Pemerintah sudah harus tegas menyatakan bahwa ikan yang hasil tangkapan di perairan Papua itu layak atau tidak untuk dikonsumsi, ini yang harus disampaikan ke masyarakat jangan membuat masyarakat dilema,” katanya.

   Menurutnya, khusus di Pasar Wamena keberadaan ikan laut ini pada umumnya berasal dari Jayapura, kecuali ada pesawat Herkules datangnya dari Biak, tetapi hal itu dianggap sama karena semua ikan berasal dari perairan Papua sehingga perlu diwaspadai sambil menunggu petunjuk lebih lanjut dari provinsi.

  “Sejauh ini, kami hanya berkoordinasi sementara hanya dengan pedagang. Untuk di provinsi kami masih menunggu karena ini tanggungjawab pemerintah untuk segera dicermati,”jelas Arisman

   Arisman juga memastikan jika, untuk permasalahan ikan dari Jayapura layak atau tidak untuk dikonsumsi saat ini bukan tugas dari Disnakerindag Jayawijaya, karena saat ini tak ada tenaga ahli untuk memastikan ikan laut dari Jayapura layak untuk dikonsumsi atau tidak.

“Kami tidak punya fasilitas lab untuk memeriksa sampel ikan laut dari Jayapura disini, sehingga perlu dipastikan dari Pemprov Papua,”tegasnya

   Sementara Ketua Asosiasi Pedagang Ikan pasar Potikelek Wamena, Alkius Wantik mengaku hingga kini ia tetap mendatangkan ikan laut dari Jayapura dan tak ada masalah. Namun ia mengaku ada sedikit berkurang pembeli yang mengkonsumsi ikan laut saat ini, meskipun tak ada kenaikan harga ikan laut.

  “Sehari bisa tiga sampai empat cold box dikirimi ikan laut dari Jayapura, kalau masalah harga relatif tergantung dari harga dari Jayapura, namun sampai saat ini mulai sepi pembeli,” beber Wantik. (jo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *