Mantan Polisi Usul Ini Soal 1 Desember

Amos Edoway (gamel/cepos)

JAYAPURA – Eskalasi politik jelang 1 Desember diprediksi akan meningkat. Berbagai imbauan telah dikeluarkan para tokoh agar meredam kegiatan yang berbau merdeka yang dilakukan kelompok-kelompok tertentu.

Sebagaimana diketahui tanggal 1 Desember disebut-sebut sebagai hari kemerdekaan bangsa Papua Barat. Namun disini aparat keamanan diminta lebih fleksibel dengan agenda selama Desember terlebih 1 Desember.

“Desember itu bulan ibadah, ada perayaan Natal dan akan ada banyak ibadah. Ini kemungkinan tidak hanya dilakukan oleh masyarakat umum tetapi juga kelompok yang berseberangan,” kata Amos Edoway salah satu mantan anggota Polisi dari Paniai yang kini duduk sebagai anggota DPR Papua.

Ia berharap aparat jangan kaku dengan acara ibadah agar tidak menimbulkan hal-hal yang tak diinginkan. “Kalau bentuknya ibadah saya pikir sah-sah saja, jangan terlalu represif dan akhirnya melahirkan konflik yang lebih besar,” jelasnya.

Ia mencontohkan kejadian di Nduga beberapa waktu lalu dimana ada kelompok yang menggelar ibadah kemudian ada yang foto-foto kemudian terjadi keributan hingga ketegangan. “Ini yang saya bilang jangan sampai terjadi. Kami ingin Desember ini penuh kasih dan kita sama-sama menghotmati,” imbuhnya. (Ade)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *