Pasar Wouma Belum Bisa Digunakan

Denny/ Cepos

Aktifitas Pasar Wouma yang sepi dari perdagangan, hanya beberapa warga mulai membuka dagangan kecil kecilan.

WAMENA-Meski sudah selesai dibangun, namun aktifitas perdagangan di Pasar Wouma belum kembali normal. Bahkan, Pemda Jayawijaya juga tak bisa memaksakan masyarakat untuk bisa kembali melakukan aktifitas perekonomian disana, sehingga pemerintah memprediksikan aktifitas akan kembali setelah adanya pembenahan ruko yang terbakar.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini sudah mulai ada pekerjaan karena sudah ada petunjuk dari Kementerian PUPR melalui satkernya untuk tanggungjawab yang di wilayah Papua dari Pak Sagrim sudah ada penyampaian ke pemda untuk mendorong pengusaha lokal ini bisa bekerja.”ungkap Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua Selasa (19/11) kemarin.

Kata Banua, begitu pekerjaan selesai 100 persen nanti tim dari BPKP turun untuk menghitung dulu baru dibayarkan. Hal ini yang harus diperhatikan, jangan sampai semua mau pekerjaan tetapi nanti tidak bisa kerjakan karena tidak seperti sistem yang ada dilelang di Pemda. Tidak ada uang muka.

“Kami sudah panggil Gapensi juga untuk meminta data bagaimana untuk membagi pengusaha-pengusaha lokal ini bisa bekerja karena ini penunjukkan langsung tanpa dilakukan pelelangan.”katanya

Untuk memanggil pedagang kembali, kata Jhon Banua, Pemda upayakan terlebih dulu ruko jadi baru bisa aktifitas ekonomi di Pasar itu jalan kembali. “Kalau aktifitas pasar jalan sekarang, kondisi ruko masih belum dibangun lagi, bagaimana kita bisa berjalan. Sampai akhir tahun ini aktifitas pasar masih belum berjalan,”katanya.

Untuk saat ini, Lanjut Bupati. tergantung koordinasi kepala distrik dengan mama-mama yang berjualan di Pasar Wouma, apakah mereka mau gunakan pasar sekarang atau tidak, pemda tinggal menunggu itu. Seandainya bisa tidak masalah akan dilakukan aktifitasnya. Untuk perumahan ia mengaku sudah mendapat laporan dari OPD perumahan,

“Mereka sudah ada komunikasi dimana yang pertama yang sekarang berjalan ini yang rumah-rumah yang berdampak dari kebakaran dari kerusuhan, jadi mungkin yang kaca pecah ada pergantian dari kementerian yang langsung dikerjakan dan sudah mulai dilakukan.

Sementara perumahan yang terbakar habis juga dalam waktu dekat ini pembangunannya sudah harus jalan, karena kemarin dari kepala balai Papua sudah sampaikan untuk didata dan dikerjakan yang 200 unit rumah itu.(jo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *