KAHMI/HMI Harus Bisa Lahirkan Kader yang Berkualitas

(baju kuning paling depan) Presidium pimpinan majelis nasional KAHMI, Prof.Dr. Harry Azhar Aziz, MA (baju kuning paling depan)  didampingi Kepala Badan Koordinasi dan Penanaman Modal (BKPM) RI, Bahlil Lahadalia dan Wali Kota Jayapura, Dr.Drs. Benhur Tomi Mano saat mengunting pita sebagai tanda peresmian gedung KAHMI/HMI Papua   di Kotaraja,  Sabtu (16/11). (Takim/Cepos)

JAYAPURA-Setelah perjuangan yang panjang, akhirnya Kantor Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Provinsi Papua yang bertempat di Kotaraja Distrik Abepura, Kota Jayapura akhirnya diresmikan, Sabtu (16/11).

  Ketua KAHMI Provinsi Papua, Dr. Ahmad Idrus mengatakan bahwa tahun 2011 lalu ada upaya untuk mendirikan sekertariat tetapi tanah tersebut bermasalah dan akhirnya batal dan setelah tahun 2017 baru mendapatkan tempat lagi dan akhirnya dibangunlah sebuah kantor KAHMI/Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) berlantai dua kurang lebih selama 3 tahun sampai tahun 2019 ini.

  “HMI hadir di Papua sejak 1969 sampai 2019 ini baru bisa memiliki sekretarit sendiri/resmi artinya sudah puluhan tahun dengan sekertariat berjalan, namun atas inisiatif dan dukungan pak mentri dan yang lainya alhamdulilah akhirnya diresmikan juga,”ujar Idrus usai peresmian berlangsung di Kotaraja,  Sabtu (16/11).

  Kata Idrus, gedung dua lantai tersebut akan ditempati oleh KAHMI, Badan Pengurus Kordinasi Papua dan Papua Barat, HMI Cabang Jayapura dan yang lainya. “Tempat inikan cukup luas juga jadi kita bisa gunakan untuk basic training  dan kegiatan intern lainnya,”tuturnya.

  Sejauh ini, anggota KAHMI di Papua diakuinya sudah mencapai kurang lebih 1000 lebih, yang dimana mengeluti berbagai profesi, wartawan, angota DPR, Guru/ASN dan profesi yang lainya yang tersebar di seluruh pelosok Papua.

  Sementara itu, Presidium pimpinan majelis nasional KAHMI, Prof.Dr. Harry Azhar Aziz, MA mengatakan bahwa satu prestasi bisa mendirikan gedung atau sekretariat untuk KAHMI Papua yang tentunya tidak luput dari dukungan dari semua pihak terutama beberapa Pejabat di Papua khususnya Kota Jayapura.

  “Saya harap gedung ini bisa menjadi pusat latihan dalam rangka menjadikan kader-kader HMI yang sangat berkontribusi/berguna bagi bangsa  khususnya Papua ini kedepan,”ujarnya.

  Sebagai salah satu kunci pembinaan dalam menentukan dan juga membina para kader mahasiswa HMI baginya ada dua hal salah satunya pengkaderan.“Saya selalu meminta kepada KAHMI untuk memperhatikan hal tersebut mulai dari hal yang mendasar, menengah,atas dan juga ada LK 1 dan LK 2,”jelasnya.

  Selain itu juga, lanjut Azhar, adalah mendorong beasiswa negara kepada kader HMI yang berprestasi dalam organisai dan juga akademis.

“Sekarang ada 27.000 beasiswa dari LPDP dan juga ada juga dari alumni-alumni yang lainnya untuk anggota HMI yang berprestasi tersebut,”tuturnya.

  Hal senada yang disampikan oleh Kepala Badan Koordinasi dan Penanaman Modal (BKPM) RI, Bahlil Lahadalia bahwa  kader HMI Papua khususnya Kota Jayapura jangan dianggap sebelah mata. “Saya produk HMI 24 karat dari Papua, khususnya cabang Jayapura, jadi kalo orang masih menganggap kader HMI masih menganggap pesimis itu tidak benar, karena di HMI juga sudah ada yang jadi Sekjen dan yang lainya juga,”kata Bahlil.

    Bahlil berharap kader/peserta HMI di Papua juga bisa menunjukkan kualitas tersebut, terutama dalam mendorong dan membagun bumi cenderwasih.

   Sementara itu,  Wali Kota Jayapura, Dr.Drs. Benhur Tomi Mano mengapresiasi  perjuangan KAHMI Papua yang saat ini bisa mendirikan gedung mewah   untuk menjalankan aktivitas organisasi yang kokoh.“Tanah Papua ini sangat luas dengan kekayaan alam yang sangat melimpah, jadi sangat dibutuhkan SDM yang berpikir luas, jadi saya sangat berharap KAHMI/HMI bisa mendorong atau berkontribusi dalam membangun tanah ini,”ujar Mano.

  Lanjut Mano, sebagai mitra pemerintah, KAHMI/HMI diharapkan bisa menghasilkan SDM yang berkualitas dan semakin meningkatkan peran dan semangat kerja keran dalam berkontibusi memajukan tanah Papua ini.

Sebagai tokoh adat/Ondoafi yang juga merupakan angota DPRD Kota Jayapura, Abisai Rollo mengakui KAHMI/HMI merupakan bagian dari Papua untuk itu dirinya memnita agar saling mendukung dalam mendorong pembangunan Papua khusunsya kota Jayapura.

   “Sekarang itu tidak lagi saatnya kita perdepatkan perbedaan ras, agama, suku dan yang lainya, akantetapi kita rapatkan barisan satukan tekad baik itu KAHMI/HMI dan pemerintah serta organisasi lainya guna membangun tanah ini,”ujar Abisai.

  Bagi Abisai, kebrsamaan dan selalu bersama itu menjadi suatu kesatuan dalam mendorong guna untuk mempercepat pembagunan, an hal seperti itulah yang diharapkan oleh mantan ketua DPRD kota Jayapura tersebut.

  Dalam peresmian gedung KAHMI/HMI tersebut dilakukan penguntingan pita yang dilakukan oleh Presidium pimpinan majelis nasional KAHMI, Prof.Dr. Harry Azhar Aziz, MA dan sebelumnya terlebidahulu penandatnganan prasasti oleh Presidium pimpinan majelis nasional KAHMI, Prof.Dr. Harry Azhar Aziz, MA juga bersama Walikota Jayapura, Benhur Tomi Mano yang disaksikan oleh para undangan dan perwakilan dari instansi lainya.(kim/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *