Pengembangan Kayu Putih Terus Diperluas

Aristoteles Ap, SH,S.Hut.,M.Si  (fiktor)

BIAK-Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kesatuan Pengelolaan Hutan Lingdung (KPHL) Biak terus mendorong pengembangan budidaya tanaman kayu putih di sejumlah kampung. Program pengembangan kayu putih itu telah dilakukan di lahan seluas 30 Ha dan diharapkan kedepan terus bertambah.

Budidaya pengembangan tanaman perkebunan, kayu putih yang sudah menghasilkan produksi di Kampung Adibay dan Sundey, Distrik Biak Timur  di lahan seluas 15 Ha, sementara budidaya yang sama akan dilakukan di Warwasan, Distrik Biak Utara di lahan seluas 15 Ha.

Kepala UPTD KPHL Biak Aristoteles Ap, SH.,S.Hut.,M.Si mengatakan, pengembangan budidaya kayu putih adalah salah satu dari sekian kegiatan yang dibuat pihaknya untuk masyarakat dalam rangka mendorong kegiatan ekonomi berbasis kerakyatan di masyarakat.

 “Pengembangan budidaya kayu putih akan terus dilakukan, ini tentunya juga merupakan bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi kerakyatan. Masyarakat dibuatkan suatu program yang bisa menghasilkan pendapatan sambil mengelola hutan lindungnya dengan baik,” ujar kepada Cenderawasih Pos disela-sela acara penutupan semiloka penyusunan mastrerplan taman burung dan taman anggrek di Asana Hotel,  Jumat (15/11) kemarin.

Aristoteles juga mengatakan, bahwa dari hasil pengembangan 15 Ha kayu putih di Kampung Sundey dan Adibay (Rimba Jaya) telah memberikan hasil produksi dalam bentuk minyak kayu putih. Bahkan, penjualan hasil produksi minyak kayu putih Cap Farkin itu melibatkan langsung masyarakat setempat.(itb/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *