Dinas Pertanian Gelar Expo di Kampung Kajasbo

Pengunjung dan masyarakat ketika melakukan panen bersama  di Expo Hasil Teknologi Pertanian di Kampung Kajasbo, Distrik Biak Timur, Rabu (13/11) kemarin (Fiktor/Cepos)

Sejumlah Hasil Teknologi Pertanian Dipamerkan

BIAK-Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Biak Numfor menggelar Expo Hasil Teknologi Pertanian khususnya untuk bercocok tanam tanaman sayur-sayuran dan palawija, Rabu (13/11) kemarin. Adalah lokasi kelopok tani di Kampung Kajasbo, Distrik Biak Timur yang dijadikan pusat pelaksanaan pameran hasil budidaya sayur-sayuran dan tanaman palawija lainnya dengan menggunakan teknologi pertanian.

  Expo yang melibatkan langsung para petani dan masyarakat setempat itu memarkan sejumlah tanaman sayur-sayuran dan palawija yang siap panen. Diantaranya, cabe, kol, bawang, sawi, bayam, kangkung, pare, jagung dan sejumlah tanaman sayur mayur lainnya yang siap panen.

Asisten II Setda Kabupaten Biak Numfor Ferry Betay, SH.,MM mengatakan, bahwa potensi pengembangan berbagai komoditi pertanian di hampir semua wilayah, di Biak Numfor masih sangat menjanjikan. Buktinya, dari sejumlah kelompok tani yang ada di wilayah Kabupaten Biak Numfor hasil pertaniannya tergolong cukup membuahkan hasil.

  “Hasil pertanian kita dengan berbagai komoditi, khususnya lagi sayur-sayuran dan tanaman pangan masih sangat menjikan. Setidaknya hasil yang sudah ada sekarang bisa membantu memenuhi kebutuhan atau permintaan dari masyarakat di Biak Numfor sendiri,” paparnya saat membuka expo hasil teknologi pertanian di Kampung Kajasbo, kemarin.

  Dikatakan, bahwa Pemerintah Kabupaten Biak Numfor terus juga terus berupaya mendorong supaya pengembangan pangan lokal menjadi perhatian serius. Hal tersebut dinilai penting dalam rangka menjaga stabilitas ketahanan pangan di Kabupaten Biak Numfo setiap saat ketika stok pangan dari luar tidak ada.

  “Pangan lokal kita saat ini tergolong lumayan banyak, kita harus tingkatkan dan minimal dipertahankan. Ketahanan panbgan lokal harus dijaga sehingga ketika sewaktu-waktu daerah lain krisis pangan karena tidak ada pangan dari luar, maka kita di Biak Numfor tetap aman,” pungkasnya.(itb/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *