Soal Mahasiswa  yang Pulang dari Kota Studi  Makassar Masih Harus Dibicarakan dengan Bupati

Fransina Radjawane (Sulo/Cepos)

MERAUKE-Lebih dari 10 mahasiswa  yang pulang  dari kota studi Makassar  beberapa waktu lalu karena merasa  terancam sampai  sekarang ini ternyata belum bisa melanjutkan kuliahnya di Merauke. Kasubbag  Bina Bantuan Pendidikan Bagian Kesra Setda Kabupupaten Merauke, Fransina Radjawane, ketika ditemui   mengungkapkan, masih perlu  duduk bersama dengan bupati   untuk  kelanjutan dari  para mahasiswa   yang pulang dari kota studi tersebut. Sebab, ketika pulang   ke Merauke, mereka tidak bisa langsung   diterima  di perguruan tinggi yang ada di Merauke. Apalagi mereka yang  S2, harus   kembali ke kota studi mereka. ‘’Diharapkan pertemuan dengan   bupati sudah  dilakukan sebelum November berakhir,’’ kata  Fransina Radjawane.  Menurut Fransina,  untuk S1  meski ada jurusan yang sama  di Merauke, namun  tidak bisa  langsung masuk dan diterima di perguruan   tinggi  yang bersangkutan. Namun harus menunggu tahun ajaran baru.

‘’Nah waktu yang  mereka ada sekarang ini   kira-kira bagaimana,’’ tandas Fransina. Sebab, ungkap Fransina,  ada juga mahasiswa yang pulang kota studi tersebut  ke Merauke menuntut  agar  uang saku  mereka dibayarkan.   

‘’’Tapi sesuai aturan bahwa uang saku itu dibayarkan ketika mahasiswa yang bersangkutan kuliah. Kemarin mereka datang tuntut dan katakan sabar, bupati setelah urusan di luar daerah selesai  kita duduk bersama dengan DPRD dan tim yang ditunjuk, baru kita bicara  masalah mereka ini bagaimana. Karena nilai-nilai mereka   ini bagus,’’ jelasnya.

Fransina Radjawane mengungkapkan para mahasiswa yang  kembali  tersebut sudah   izin ke kampus mereka  masing-masing sehingga masih ada kemungkinan  dapat diterima  kembali saat  mahasiswa  tersebut kembali ke kota studi mereka.(ulo/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *