Pastikan Tahun 2020 Dibangun

TINJAU LOKASI: Bupati Kabupaten Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak,SH,MSi (dua dari kiri) didampingi gembala jemaat dan pemilik tanah saat melihat lokasi pembangunan Gereja GIDI di Desa Belo Kecamatan Maulafa Kota Kupang,, Sabtu (9/11) lalu,

Bupati Mamteng Tinjau Lokasi Gereja GIDI di Kupang

KUPANG-Pemerintah Kabupaten Mamberamo Tengah (Mamteng)  yang masuk dalam wilayah Bogo Gereja Injili Di Indonesia (GIDI) telah memberikan kontiribusi dalam pelayanan.

Beberapa provinsi  yang masuk dalam pelayanan Wilayah Bogo antara lain Papua Barat, Sulawesi, Kalimantan, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Maluku.

Dibawah kepemimpinan Bupati Ricky Ham Pagawak, SH., M.Si., memberikan perhatian untuk pelayanan GIDI dengan  membangun gereja di wilayah Papua Barat, Kalimantan Barat, hingga Sulawesi Selatan.

Perhatian tidak berhenti disitu. Kali ini Bupati Ricky Ham Pagawak meninjau langsung lokasi pembangunan gereja GIDI di Desa Belo Kecamatan Maulafa Kota Kupang, Propinsi Nusa Tenggara Timur, Sabtu (9/11) lalu,

Dalam kunjungan itu, Bupati Ricky Ham Pagawak didampingi gembala jemaat berkesempatan bertemu langsung dengan pemilik tanah untuk memastikan pembelian tanah dan pembangunan gedung gereja.

Bupati Ricky Ham Pagawak memastikan, setelah melihat lokasi yang akan dibangun gedung gereja itu, pembangunan akan dimulai pada tahun 2020 mendatang.

“Yang penting tanahnya kita bereskan dulu. Penyerahan sertifikat untuk balik nama, termasuk perizinannya. Setelah itu, kami rencanakan tahun depan mulai dibangun,” ujarnya.

Soal perizinan untuk pembangunan gereja, bupati yang biasa disapa RHP itu mengaku sudah mendapatkan dukungan langsung  dari Wali Kota Kupang, Jefriston Riwu Kore yang juga merupakan sahabatnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Ricky Ham Pagawak menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Kupang yang mendukung penuh untuk membantu mempercepat perijinan sehingga gereja GIDI bisa dibangun nantinya.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Kupang sudah mendukung pekerjaan Tuhan dan khususnya Gereja GIDi yang akan berdiri. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Kota Kupang,” ujarnya.

Bupati menegaskan, pihaknya turun langsung untuk melihat lokasi bukan hal yang baru. Sebab itu juga dilakukan di Kalimantan Barat, Toraja, Sulawesi Selatan.

”Ini menjadi harapan gereja GIDI. Sebab gereja punya visi dengan Penginjilan belum selesai. Mereka sampaikan kepada pemerintah, dan saya sebagai anak yang dibesarkan  gereja ini punya beban untuk membantu pelayanan pekerjaan Tuhan,” katanya.

Sementara Wali Kota Kupang, Jefriston Riwu Kore mengaku, akan mempercepat proses perizinan pembangunan gereja GIDI.”Sebagai saudara bersaudara, pasti kami bekerja sama,” katanya.

Gembala Jemaat Bless NTT, Pdt. Baber Karoba  menyampaikan terima kasih kepada Bupati Mamberamo Tengah yang punya hati sehingga bisa membantu membeli lahan untuk pembangunan gereja.

“Kami awalnya berpikir bagaiamana membeli lahan dan membangun gereja, namun puji Tuhan, lewat hambaNya, bupati bisa mewujudkan di daerah NTT ini,” ucapnya.

Menurutnya, Gereja GIDI sudah hadir sejak tahun 2011 di Kota Kupang dan kini terus berkembang hingga sekarang sehingga memang harus memiliki gedung gereja yang lebih representatif.

Senada dengan itu, Ketua Daerah GIDI NTT, Pdt. Djunaidi Bulo  mengaku, tidak menyangka jika Bupati Mamberamo Tengah bisa hadir secara langsung untuk melihat lokasi untuk pembangunan gereja GIDI di NTT.

Selain melihat secara langsung lokasi pembangunan gereja GIDI di Desa Belo Kecamatan Maulafa, Bupati  Ricky Ham Pagawak juga berkesempatan mengunjungi POS PI Bless Kota Kupang dan POS PI Benih Kemuliaan di Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang. Bupati juga melihat lokasi yang akan dibangun gereja di dua POS PI tersebut.(Humas/reis/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *