Kalah dari Bhayangkara FC, Persipura Gagal ke Posisi Kedua

Pelatih kepala Persipura Jayapura, Jacksen Tiago didampingi pemainnya, Valentino Telaubun dalam konfrensi pers usai pertandingan di Stadion Delta Sidoarjo, Kamis (7/11) sore kemarin.

JAYAPURA-Alih-alih ingin mengejar Bali United di puncak klasemen sementara Shopee Liga 1, tim Persipura Jayapura terpeleset saat menjamu Bhayangkara FC di Stadion Delta Sidoarjo, Kamis (7/11) sore kemarin.

Tim berjuluk Mutiara Hitam itu harus mengakui keunggulan tim The Guardian julukan Bhayangkara FC dengan skor telak 1-3.

Dengan kekalahan ini, Persipura Jayapura gagal menggeser Madura United di posisi kedua. Mutiara Hitam masih tetap menempati peringkat ketiga dengan mengemas 43 poin dari 25 pertandingan yang sudah dilakoni, dan masih terpaut 13 poin dari Bali United di puncak klasemen sementara.

Persipura yang tidak tampil dengan kaptennya Boaz Solossa karena cedera, serta hanya memiliki waktu recovery tiga hari terlihat begitu kewalahan meladeni permainan dari anak-anak The Guardian yang memiliki waktu jeda lebih banyak.

Meski diawal babak pertama, Persipura Jayapura sebenarnya mampu meladeni permainan tim tamu, namun Persipura harus kebobolan diakhir babak pertama melalui striker mautnya Bruno Oliveira Matos (45+1).

Usai dari ruang ganti, dalam kondisi tertinggal membuat Persipura lebih agresif menggencarkan serangan ke jantung pertahanan tim lawan. Alhasil, Persipura memiliki kans untuk meraup tiga poin ketika Ian Louis Kabes berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 dimenit 75’.

Asyik menyerang, membuat celah pada pertahan Persipura. Sehingga juara Liga 1 musim 2017 itu kembali unggul 2-1 dimenit 83’ melalui Adam Alis, dan Herman Dzumafo Epandi kembali menambah keunggulan timnya menjadi 3-1 di penghujung pertandingan. Tambahan waktu 4 menit, skor 3-1 tetap bertahan hingga bubaran.

Dengan kemenangan tersebut Bhayangkara FC menggeser Persebaya Surabaya diposisi 10 dengan koleksi 35 poin dari 27 pertandingan.

Pelatih Kepala Persipura Jayapura, Jacksen F. Tiago mengatakan bahwa timnya memiliki peluang besar untuk bisa menambah pundi-pundi golnya. Namun beberapa peluang emas yang mereka miliki gagal dikonversi menjadi gol.

Pelatih asal Brasil itu juga membeberkan jika ada beberapa celah yang berhasil dimanfaatkan tim lawan sehingga terjadi 3 gol.

“Hari yang kurang baik buat kita. Sebenarnya kita punya peluang di 15 menit pertama, hanya saja tidak bisa dimanfaatkan dengan baik, dan tim lawan juga menunggu kita untuk melakukan kesalahan untuk melakukan serangan balik, meski awalnya kita sudah antisipasi itu,” ungkap Jacksen Tiago dalam konfrensi persnya usai pertandingan.

“Meski kita sudah antisipasi namun kelihatan sekali bahwa babak kedua terutama pertahanan longgar. Meski tadi saya sempat mengatakan bahwa untuk tetap pertahankan organisasi. Namun nafsu untuk menambah gol itu membuat organisasi pertahanan kita longar sehingga kacau semua,” sambungnya.

Meski begitu, Jacksen tetap memberikan apresiasi kepada para pemainnnya yang terus berusaha hingga peluit akhir. Lagi pula ia menilai jika hal tersebut dampak dari padatnya jadwal yang mereka lakoni dengan waktu recovery yang begitu singkat.

“Pemain juga sudah berjuang dengan kemampuan yang mereka punya, hanya saja hari ini tidak pada hari yang baik. Tapi itulah sepakbola ada saatnya seperti ini. Meski jelas kita tidak puas dengan hasil itu, tapi kami tetap memahami. Ada saatnya performa pemain seperti ini, tapi kita akan perbaiki di pertandingan berikutnya,” ujarnya.

Jacksen juga membeberkan, jika dalam pertandingan kali ini pemainnya masih terbawa euforia kemenangan dari Madura United dilaga sebelumnya. Untuk itu, ia menilai pemainnya sedikit terkesan meremehkan lawan.

“Biasanya disaat menghadapi tim yang kuat, pemain begitu fight, dan saya juga melihat pemain sedikit terkesan meremehkan lawan. Karena mereka mendapatkan hasil yang bagus saat lawan Madura United dan hari ini kita berpikir kita menang. Ini harus kita antisapasi lagi dilaga berikutnya saat menghadapi Bali United,” tegasnya.

Sementara itu, bek kiri Persipura Jayapura, Valentino Telaubun juga mengatakan hal yang sama. Menurutnya, mereka bisa meraih hasil berbeda andaikan mereka mampu memaksimalkan peluang yang mereka miliki.

“Saya sependapat dengan pelatih, dari awal memang ada peluang yang harusnya kita bisa manfatkan dan mungkin situasinya bisa berbeda dan apa yang dikatakan pelatih saya sangat setuju, dan pertandingan hari ini juga ada beberapa kesalahan kami yang dimanfatkan oleh tim lawan,” tandasnya. (eri/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *