Dukung PON XX, Digelontorkan Dana Rp 362 Miliar

Tampak pembangunan  lapangan  bola di Stadion Katalpal  Merauke yang sedang dikebut  pelaksanaannya. Diharapkan, bulan  Mei   tahun 2020 mendatang  stadion Katalpal harus siap digunakan  untuk  pelaksanaan PON  XX (Sulo/Cepos)

MERAUKE- Total  dana yang  telah digelontorkan  untuk mendukung   pelaksanaan PON XX di Kabupaten Merauke   tahun 2019  terutama untuk membangun  infrastruktur  ternyata  tidak sedikit. Tapi jumlahnya ratusan miliar.

  Sekretaris  Umum Subda PON Kabupaten Merauke  Antonio Liberto  Ohoitimur, SPd, mengungkapkan, total dana yang digelontorkan   untuk  mendukung pelaksanaan PON  2020 di Kabupaten Merauke tersebut sebesar Rp 362 miliar.

  Dana tersebut  terdiri dari APBN atau dana dari Pemerintah Pusat sebesar Rp 162 miliar, kemudian  APBD Provinsi Papua sebesar Rp 69 miliar  dan APBD Kabupaten Merauke sebesar Rp 132 miliar.

  “Total dana yang digelontorkan  tahun ini untuk mendukung infrastruktur  PON di Kabupaten Merauke sebagai  daerah penyangga  PON tersebut sebesar Rp 362 miliar,’’ kata Antonio Liberto Ohoitimur ditemui di Kantor KONI Kabupaten Merauke, Kamis (7/11).

  Menurutnya, untuk dana APBN  tersebut  mendukung untuk pembangunan  infrastruktur berupa  perbaikan jalan  Tanah Miring sampai  kebun Coklat   tempat pembangunan sirkuit bermotor, jalan raya Mandala. Kemudian pembangunan rumah susun di 3 titik, serta  penyediaan air bersih.    

   Sementara untuk APBD Provinsi Papua digunakan untuk  pembangunan  lapangan  pada Stadion Katalpal, pembangunan   jalan menuju Stadion Katalpal  dan perbaikan jalan  Semangga. Sedangkan untuk  APBD Kabupaten Merauke,  digunakan  untuk pengadaan tanah dan pembangunan  sirkuit  bermotor di Kebun Coklat  Tanah Miring dan   renovasi   Stadion Katalpal   Merauke termasuk  renovasi  GOR Hiad Sai Merauke.

   Kabupaten Merauke sebagai penyangga PON XX  Papua tersebut diberi alokasi 7 cabang  olahraga dipertandingkan di  Merauke yakni    sepakbola,  gulat, balap motor, catur, kempo, wushu dan anggar.   

  Antonio Liberto menambahkan, bahwa sebenarnya Merauke  pada    rapat dengan Presiden Jokowi telah dicoret sebagai tempat  pelaksanaan  PON XX di Papua, namun   pihaknya menghadap  langsung  ke pemerintah pusat dengan alasan  dana  ratusan miliar yang digelontorkan  tersebut, sehingga Kabupaten Merauke  bukan lagi sebagai pelaksana namun sebagai  penyangga   PON XX  tersebut. (ulo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *