Pingsan di Pinggir Jalan, Seorang ASN Diisukan Tewas Diracun

Seorang ASN yang pingsan di trotoar jalan Yos Sudarso yang diisukan meninggal dunia

WAMENA – Kepolisian kembali melakukan pencarian kepada penyebar berita Hoax yang menyatakan jika salah satu ASN keracunan saat memakan snack dan meninggal di pinggir jalan disertai dengan foto. Namun setelah diverifikasi, hal itu tak benar karena langsung diklarifikasi oleh bupati serta korban yang diisukan meninggal. Bahkan ASN tersebut telah membuat laporan polisi terkait informasi yang menyatakan korban meninggal dunia.

   Kapolres Jayawijaya  AKBP Tony Ananda Swadaya menyatakan pihaknya akan melakukan pengejaran kepada kelompok-kelompok tertentu yang selalu menebarkan hoax di Jayawijaya. Ia  memastikan bahwa ASN yang terjatuh di trotoar itu tak meninggal Dunia, tapi hanya pingsan.

  “Orang  itu kebetulan pegawai Pemadam Kebakaran Jayawijaya. Ia makan pinang kemudian ludah pinangnya tertelan lalu mabuk atau merasa pusing sehingga pingsan, tapi  tidak meninggal, tapi dipolitisir seakan –akan dia meninggal keracunan,”ungkapnya Rabu(6/10) kemarin.

    Kata Tonny, berita tidak benar ini disebarkan oleh kelompok tidak bertanggungjawab ini bahwa meninggal karena diracun atau keracunan makanan dimana disampaikan oleh kelompok elit separatis politik yang bermain.

   “Kami tidak segan-segan memburu penyebar hoax ini. Kejadian kemarin siang di jalan Yos Sudarso, bahkan orang dimaksud ada testimoninya bahwa tidak meninggal justru sehat.”katanya

   Ia menambahkan  jika isu yang berkembang di Jayawijaya yang selalu disebar kelompok-kelompok tertentu untuk memancing Wamena ini biar tidak aman. Kelompok itu di perkirakan mash terus memainkan perannya menyebarkan berita hoax hingga Desember.

  Sementara itu Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua mengaku  juga  sempat melihat di grup Whatsapp yang disampaikan bahwa kejadian kemarin jam 1.30 dibilang sudah meninggal karena makan snack dan beracun.

  “Tadi saya panggil orangnya ternyata masih hidup, ia juga pegawai pemadam kebakaran ini mungkin perutnya kosong makan pinang akhirnya telan ludah pinang akhirnya pusing dan tidur di trotoar di jalan Yos sudarso.”bebernya. (jo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *