Beberapa Nama Diusulkan, Jokowi Sebut Jembatan Youtefa

JAYAPURA – Presiden Joko Widodo nampaknya tak mau ikut dipusingkan dengan polemik nama jembatan yang menghubungkan Hamadi – Holtekam. Dalam peresmian yang dilakukan Senin (28/10).Presiden Jokowi nampak bersemangat mengingat bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda.

Terkait nama jembatan ternyata bukan nama Rumadij ataupun jembatan Merah Putih Yotefa termasuk jembatan Lukmen seperti yang diusulkan beberapa pejabat Pemprov.

Nama yang disebut dalam peresmian ini adalah Jembatan Youtefa atau kembali pada nama yang diusulkan pertama. “Dengan ini saya meresmikan Jembatan Youtefa sebagai infrastruktur yang akan mempermudah akses jalan dan membantu meningkatkan perekonomian warga,” kata Jokowi dalam peresmian.

Meski dalam acara tersebut dihadiri Gubernur Lukas Enembe, Walikota Tomi Mano dan disaksikan sejumlah Ondoafi, selaku para pihak yang mengusulkan nama namun Presiden Jokowi hanya menyebut nama Youtefa.

Bahkan informasi yang diterima Cenderawasih Pos, batu prasasti yang ditandatangani presiden juga bertulis Jembatan Youtefa. “Ia tadi yang ditandatangani tertulis itu,” kata salah satu pegawai PUPR.

Hanya yang jadi soal adalah hingga kini DPR Papua masih menggelar sidang yang salah satunya akan menetapkan nama tersebut dimana aspirasi yang masuk adalah Jembatan Rumadij.

Sebelumnya Jokowi juga mendengar pemaparan dari pihak kementerian terkait penyelesaian jembatan termasuk melihat dari teropong lokasi yang akan dibangun menjadi Istana Presiden. (Ade)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *