Setelah Mereka Tak Lagi Menjabat Menteri

PAMITAN: Hanif Dhakiri menyalami para pegawai Kementerian Tenaga Kerja di sela serah terima jabatan kemarin.

Susi Ingin Liburan, Hanif Tulis Novel Percintaan

Kalau Ignasius Jonan menyesal karena selama ini tak sempat makan bareng sang wakil, Hanif Dhakiri mengaku ingin ’’balas dendam’’ setelah tak menjabat. Susi Pudjiastuti? Dia berharap sang menteri baru bisa meneruskan program pembangunan politeknik kelautan.

Agas P.H.-Virdita R.-Taufiqurrahman, Jakarta, Jawa Pos

BERKALI-kali Susi Pudjiastuti mengusap kedua matanya. Bulir-bulir bening tampak menetes dari sana.

’’Udah selama lima tahun, luar biasa. Terima kasih,’’ katanya kembali seraya mengusap kedua mata.

Di tengah acara pisah sambut yang dihelat Kementerian Kelautan dan Perikanan di Jakarta kemarin (23/10) itu, Susi memang tak kuasa menahan haru. ’’Saya nangis (haru) karena anak-anak happy,’’ lanjutnya.

Seiring dengan pengumuman Kabinet Indonesia Maju oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) kemarin, Susi memang tidak lagi menjabat menteri KKP (kelautan dan perikanan). Posisinya digantikan Edhy Prabowo.

Tergusurnya Susi ini terbilang mengejutkan. Bahkan sempat menjadi trending topic di Twitter.

Bisa dibilang, Susi adalah ’’bintang’’ Kabinet Indonesia Kerja pada periode pertama Jokowi. Tak cuma populer, antara lain, karena kebijakan penenggelaman kapal dan gaya ’’cueknya’’, kinerja Susi secara keseluruhan juga terbilang bagus.

Setidaknya jika mengacu pada hasil survei Alvara Research Center yang dirilis beberapa waktu lalu. Dari keseluruhan kementerian dengan tingkat kepuasan tertinggi di kabinet Jokowi-Jusuf Kalla, Susi menempati urutan pertama.

Di urutan lima besar, setelah Susi, ada Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, lalu Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya, dan Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi. Di antara kelima nama itu, hanya Susi dan Arief yang tergusur.

Susi mengaku sangat menikmati lima tahun perjalanannya sebagai menteri KKP mulai 2014 sampai 2019. Gembira. Sebab, apa yang dikerjakan adalah sesuatu yang dia sayangi.

’’KKP adalah my passion the last five years. Cinta saya, hidup saya, kerja saya,’’ ungkap Susi disambut riuh tepuk tangan seluruh pejabat dan pegawai KKP.

Dia mengungkapkan, menjadi seorang menteri tidak pernah tebersit dalam benaknya. ’’Terutama yang tidak berpendidikan seperti saya. Tapi, saya buktikan dengan kerja, dedikasi, saya mampu do the best I can. Terima kasih atas lima tahun bersama saya,’’ ujar perempuan 54 tahun itu, lagi-lagi disambut aplaus panjang.

Menurut Susi, pada awal mengangkatnya sebagai menteri KKP, Jokowi ingin ada orang yang mampu melakukan banyak terobosan. Banyak perubahan. ’’Barang kali kontroversial,’’ celetuknya.

Karena itu, Susi memohon maaf jika semasa bekerja dirinya melakukan banyak kesalahan. Baik perilaku yang tidak berkenan maupun kata-kata tidak baik yang menyinggung.

’’Karena saya dulu orang asing masuk sini. Banyak hal kita bentrok, tidak sekata. Saya mohon maaf sebesar-besarnya,’’ urainya.

Yang membuat dia lega, sang pengganti adalah orang yang mengenal laut dan perikanan. Edhy Prabowo, kader Gerindra, adalah ketua Komisi IV DPR periode 2014–2019. Keduanya sangat akrab dan saling mengenal. Perempuan 54 tahun asal Pangandaran, Jawa Barat, itu berharap Edhy mampu meneruskan kebijakan yang sudah berjalan. Menjadikan laut masa depan bangsa. Mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia. Menjaga kedaulatan laut untuk bangsa kita.

’’Saya rasa lima tahun ini orang dengarnya laut, laut, laut. Betul ndak? Jadi, KKP yang tadinya tidak dikenal sudah dikenal,’’ katanya.

Dalam Kabinet Indonesia Maju, Jokowi menegaskan bahwa pemerintahan yang dipimpinnya berfokus meningkatkan sumber daya manusia. Sebenarnya, itu sejalan dengan rencana Susi sejak awal menjabat yang ingin membuat 10 politeknik kelautan dan perikanan dalam setahun.

Sayang, mimpi tersebut urung terwujud. Hanya tujuh politeknik dalam lima tahun. ’’Saya percaya Pak Edhy mampu mewujudkan itu. Beliau lebih berpengalaman dan berpendidikan daripada saya,’’ ucapnya.

Kalau Susi menyayangkan target membangun politeknik yang belum sepenuhnya terpenuhi, Ignasius Jonan getun (menyayangkan) karena tak sempat makan bareng dengan Arcandra Tahar, sang wakil menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

’’Pak Arcandra ini kalau makan selalu bawa makanan dari rumah. Jadi, ya selama tiga tahun bekerja sama, kami tak pernah makan bareng,’’ ungkapnya disambut tawa Arcandra dan semua yang hadir dalam pisah sambut di Kementerian ESDM kemarin.

Awal bekerja sama dengan Arcandra, Jonan sempat khawatir tak ’’berjodoh’’ dengan Arcandra. Namun, kekhawatiran itu tak terbukti. Dia merasa klop dengan sang wakil. Keduanya belum pernah bertentangan dalam merumuskan ratusan keputusan penting.

’’Tapi, ya itu tadi, kami tak pernah makan bareng. Padahal, saya sudah sering sindir untuk minta traktir, tetap saja,’’ tuturnya, kembali disambut tawa semua yang hadir.

Kepada sang pengganti, Arifin Tasrif, mantan Dirut Kereta Api Indonesia tersebut meminta agar menjaga kerja sama dengan INPEX Corporation selaku kontraktor Blok Masela hingga 2055. ’’Pak Dubes, ini saya titip INPEX ya, pak. Mestinya ini bisa jalan,’’ tegas Jonan yang membantah kabar dirinya bakal ditunjuk sebagai direktur utama PLN.

Arifin merupakan saksi penandatanganan pengelolaan Blok Migas Masela antara pemerintah Indonesia dan perusahaan asal Jepang Inpex Corporation. Ketika itu mantan direktur utama Petrokimia Gresik tersebut masih menjabat duta besar Indonesia untuk Jepang.

INPEX menjadi kontraktor utama proyek bernilai USD 20 miliar atau sekitar Rp 280 triliun itu. Proyek tersebut akan menghasilkan gas berkapasitas jumbo hingga 9,5 juta ton per tahun (MTPA). Berdasar kontrak, Indonesia juga akan menerima sekitar USD 39 miliar. Sementara itu, INPEX akan menerima USD 37 miliar.

Jonan juga berharap Arifin mementingkan program yang bersifat pengabdian masyarakat. Yaitu, BBM Satu Harga, pembagian converter kit untuk nelayan, serta pembagian LTSHE (lampu tenaga surya hemat energi) untuk melistriki wilayah 3T (tertinggal, terdepan, terluar).

Adapun Arifin, dia mengaku diberi tahu penunjukan tersebut sejak seminggu lalu. ’’Hanya diberi kabar, disuruh ke Jakarta, ke istana. Tadi pagi dikasih tahu kementerian yang ditugaskan,’’ paparnya.

Menurut dia, ada beberapa pesan yang disampaikan Presiden Jokowi. Di antaranya, defisit neraca dagang. Selama ini, sektor minyak dan gas bumi memang menjadi biang kerok defisit neraca dagang RI.

Sementara itu, Hanif Dhakiri mengaku ingin ’’balas dendam’’ setelah tak lagi menjabat menteri tenaga kerja (Menaker). Alias tidur sepuas-puasnya.

Ida Fauziah, sang pengganti yang sama-sama dari Partai Kebangkitan Bangsa, pun membalas dengan kelakar. ’’Berarti tadi selamat datang itu artinya selamat tidak tidur ya?’’ selorohnya disambut tawa hadirin.

Ida mengaku masih agak grogi dalam mengemban tugas sebagai Menaker. Sebab, tantangan bidang ketenagakerjaan semakin kompleks.

Dia menyatakan masih kalah oleh Hanif dalam berbagai hal. Salah satunya dalam soal menyanyi dan bermain gitar. Pernah suatu kali dia menyanyi, lantas ditegur sang suami. ’’Da, kamu itu nyanyi enak. Tapi lebih enak lagi kalau diam,’’ ujarnya.

Namun, Ida optimistis bisa melaksanakan tugas Menaker dengan bantuan seluruh jajaran pegawai kementerian. Dia mengungkapkan belum ada rencana untuk pindah ke rumah dinas yang disediakan negara ’’Rumah saya masih di Pasar Minggu,’’ jelasnya.

Lalu, selain tidur sepuas-puasnya, apa lagi rencana Hanif? ’’Pokoknya sepuas-puasnya,’’ selorohnya.

Yang pasti, dia menegaskan masih akan terus mengabdi pada Indonesia. Namun, belum terang di mana dan dalam hal apa. Yang sudah pasti adalah menulis sebuah novel. Temanya tentang percintaan. ”Ide ceritanya sudah banyak sekali,’’ katanya.

Apakah percintaan soal masa-masa mudanya dulu atau kisah-kisah khusus dengan sang istri, Marifah Hanif Dhakiri? Hanif cuma tersenyum simpul. ’’Nanti lah ditunggu saja,’’ ujarnya. (*/ttg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *