Kapolres Pastikan Kota Jayapura Aman

Kapolres Jayapura Kota, AKBP Gustav R. Urbinas,Wawali Kota Jayapura Rustan Saru dan Ketua LMA Port Numbay George Awi membagikan bunga kepada pengguna kendaraan di jalur masuk Ring Road, Sabtu (19/10) lalu. (Elfira/Cepos)

JAYAPURA- Ribuan aparat gabungan TNI-Polri tengah bersiaga di Kota Jayapura menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden di Jakarta, 20 Oktober. Langkah ini bertujuan untuk mencegah masuknya perusuh di wilayah Ibu Kota Papua.

Kapolres Jayapura Kota, AKBP Gustav R. Urbinas menegaskan telah mengerahkan 670 personelnya untuk mengawasi secara total situasi keamanan di Kota Jayapura. Jumlah ini belum termasuk 2.800 pasukan bawah kendali operasi (BKO) Brimob Nusantara yang diperbantukan di Jayapura, serta bantuan dari TNI.

“Terhitung Sabtu dan Minggu (20/10), kita mengawasi situasi secara total dengan ditambah bantuan dari Kodim 1701 Jayapura dan BKO Brimob Nusantara yang masih ada di Kota Jayapura kurang lebih 2.800, kalau khusus anggota Polres 670 personel,” terang Kapolres kepada wartawan, Sabtu (19/10).

Ia memastikan situasi keamanan Ibu Kota Papua dalam kondisi aman, pasca kerusuhan di Jayapura, 29 Agustus lalu. Kapolres berharap pelaksanaan pelantikan presiden dan wakil presiden di Jakarta dapat berjalan aman.  “Kita semua mengawasi sama rata, mudah-mudahan bisa tertib dan damai,” ucapnya.

Sementara itu, Wakapolres Jayapura Kota, Kompol Heru Hidayanto dalam apel siaga di Mapolres Jayapura Kota, Sabtu malam, mengingatkan seluruh anggota agar tidak meremehkan situasi keamanan di Kota Jayapura.

“Di Papua relatif kondusif, tetapi kita sebagai aparat tidak boleh menganggap remeh situasi, kita harus berupaya meminimalisir oknum-oknum yang ingin membuat situasi tidak kondusif. Ada hal-hal lain yang kita perlu antisipasi,” tuturnya.

Ia meminta kepada anggota agar mengoptimalkan patroli berskala besar pada jam rawan serta tempat-tempat yang mungkin saja bisa menjadi lintasan oknum-oknum yang akan melakukan tindakan kriminalitas.

“Kita tetap melaksanakan siaga sehingga tidak ada kegiatan menonjol, namun perlu kita melaksanakan patroli sekali besar dan razia. Kita berdoa mudah-mudahan hari ini hingga esok hari dan seterusnya Kota Jayapura tetap kondusif,” harapnya.

Sementara itu, dalam rangka mensukseskan dan mendukung pelantikan Presiden dan Wakil Presiden 20 Oktober yang aman dan damai, Polres Jayapura Kota bersama Kodim 1701 dan Pemerintah Kota Jayapura menggelar kegiatan Bhakti Sosial  di Jembatan Holtekamp serta membagikan bunga bagi pengendara yang melintas Jalan poros Ring Road Hamadi, Sabtu (19/10) pagi.

Bukan hanya TNI Polri dan pemerintah yang terlibat dalam kegiatan Bhakti sosial serta pembagian bunga bagi pengendara, melainkan Masyarakat dan para tokoh adat, agama, paguyuban serta organisasi kepemudaan pun ikut ambil bagian.

Kapolres Jayapura Kota AKBP Gustav R. Urbinas menerangkan, kegiatan bhakti sosial dan bagi bunga tidak lain merupakan inisiatif para pemangku kepentingan baik Pemerintah, Para tokoh masyarakat dan TNI Polri demi menjaga tali silaturahmi yang ada serta komitmen bersama untuk menjaga keamanan jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden.

“Kerja bhakti yang di lakukan tidak lain untuk mengajak seluruh masyarakat peduli akan kebersihan dan lingkungan. Sementara bagi bunga tujuannya ialah untuk menyampaikan pesan damai dan mengajak masyarakat menjaga tali persaudaraan guna terciptanya situasi Kamtibmas yang kondusif,” pugkasnya. (fia/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *