Galanita Persipura Tolikara Tetap Puncaki Klasemen

Skuad Galanita  Persipura  Tolikara (Rika For Cepos)

JAYAPURA – Sempat mengalami kekalahan perdana 2-1 dari Arema FC pada grup B Liga 1 Putri serie 2, Sabtu (19/10). Tim Galanita Persipura Tolikara kembali mengamuk dengan menumbangkan Persebaya Surabaya putri dengan skor 3-0, di lapangan sepakbola Samudra Kuta Bali, Minggu (20/10) sore kemarin.

  Tambahan tiga poin tetap menempatkan Putri Persipura dipuncak klasemen sementara grup B dengan 15 poin dari lima kali menang, dan sekali kalah. Persipura putri dibayang-banyangi Arema FC putri yang juga memiliki poin sama.

  Pelatih kepala Galanita Persipura Tolikara, Samuel Weya menjelaskan, meski timnya berhasil mendulang tiga poin, namun performa timnya belum maksimal.

  Dikatakan Samuel, penyelesaian akhir terus menjadi persoalan utama timnya disetiap laga. Menurutnya, tim yang ia tukangi tak memiliki striker murni.

  “Masalah ini memang terus kita alami setiap pertandingan, karena saat kita seleksi tidak mendapatkan striker murni. Sehingga pemain yang memiliki posisi gelandang kami pasang menjadi striker, tapi puji Tuhan mereka bisa menjalankan tugasnya dengan baik,” ungkap Samuel kepada Cenderawasih Pos saat dihubungi via telpon selulernya usai pertandingan.

  Sementara soal taktik, Samuel mengaku jika pemainnya mampu menerapkan dengan baik. Sehingga ia berharap pemain bisa menjaga tren baik tersebut untuk laga selanjutnya.

  “Soal sentuhan sudah mulai terlihat, pemain makin enjoy setiap pertandingan. Sehingga semoga pemain mampu pertahan hal baik ini,” ujarnya.

  Samuel juga berharap, Komdis PSSI bisa melihat kinerja wasit yang memimpin pertandingan. Pasalnya, Samuel merasa ada oknum wasit yang kerap merugikan timnya.

“Saat kekalahan dari Arema FC, itu jelas karena kami dikerjai oleh wasit. Satu gol Arema jelas offside, dan ada beberapa keputusan yang sangat merugikan tim kami,” Jelasnya.

Diketahui laga selanjutnya, Galanita Persipura Tolikara akan menghadapi tuan rumah Bali United putri di Stadion Kapten I Wayan Dipta Bali, Selasa (22/10). (eri).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *