Bosesi MX Timika Juara Umum

JAYAPURA – Tim Bosesi MX Timika berhasil menjadi juara umum pada kejuaraan Demokrat Grasstrack Open Championship 2019. Bosesi MX Timika sukses mengirimkan crosernya, Tison Agu finis terdepan di lima nomor, Bebek Modifikasi 110cc Junior, Bebek Modifikasi 125cc Junior, Bebek Modifikasi 110cc Senior, OMR KLX dan CRF 200cc Open dan FFA Non SE Open.

  Kejuaraan yang berlangsung selama tiga hari 18-20 Oktober 2019 di sirkuit IOF Kotaraja, Kota Jayapura itu diikuti sebanyak 148 crosser dari beberapa daerah. Termasuk luar Papua seperti Manokwari, Merauke, Sulawesi Utara, dan DKI Jakarta. Dengan diikuti beberapa pembalap Nasional.

Namun dalam kejuaraan ini, IMI PON Papua tidak bisa menurunkan pembalap handalnya, Yosua Patipi yang masih dibekap cedera punggung. Namun rekan Yosua Patipi di IMI PON Papua, Tison Agu justru sukses menjadi bintang dalam kejuaraan ini dengan manyabet juara umum bersama Bosesi MX Timika.

  Selain Tison Agu, atlet IMI PON Papua yang juga berhasil finis terdepan ada Yahya Jafar di nomor Bebek Modifikasi 125cc Senior dan nomor Bebek Modifikasi 2T 116cc Open.

Dalam kejuaraan ini, pembalap asal Sulawesi Utara pun juga sukses memberikan kejutan. Melalui crossernya, Breifel Wales  yang berhasil memberikan kejutan dengan meraih podium pertama di dua nomor Sport dan Trail Senior dan nomor Special Engine 250cc Open.

  Tentu hasil yang diraih  Breifel Wales menjadi ancaman bagi atlet IMI PON Papua yang akan maju  di PON XX 2020 mendatang. Pasalnya Breifel Wales juga merupakan atlet andalan IMI Sulut yang siap bersaing dengan crosser Bumi Cenderawasih.

  “Ini pertama kalinya saya balap di Jayapura, dan saya melihat animo penonton begitu banyak. Dan balapan disini sangat luar biasa, karena sirkuitnya pun tidak kalah dengan yang ada di luar,” ungkap Breifel usai balapan.

  Sementara itu, Ketua Harian IMI Papua, Imel Patipi mengatakan, bahwa meski atletnya sukses keluar sebagai juara umum, namun bukan menjadi tolok ukur IMI Papua jelang PON. Pasalnya dalam kejuaraan Demokrat Grasstrack tak semua nomor akan dipertandingkan di PON.

  “Penampilan atlet cukup baik, namun ini bukan ukuran. Karena dalam kejuaraan ini hanya ada satu nomor yang akan dipertandingkan di PON, yaitu nomor Spesial Engine 250cc. Jadi atlet kami akan fokus di nomor motocross, bukan di grasstrack. Namun saya tetap puas dengan penampilan atlet kami,” jelasnya.

  Ricky Ham Pagawak, Wakil Ketua I Partai Demokrat Papua,   menambahkan, bahwa kejuaraan ini akan menjadi agenda tahunan Partai Demokrat, dalam rangka meningkatkan pembinaan anak muda Papua di bidang motor cros.

  “Kejuaraan ini juga kami selanggarakan dalam rangka Hari Sumpah Pemuda, serta menjadi pemanasan jelang PON tahun depan, dan juga menjaring kaum milenial untuk bisa menyalurkan hobinya lewat kejuaraan Demokrat Grasstrack ini,” tandasnya. (eri/tri).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *