Ekspor Papua Meningkat 2.539,59 Persen

JAYAPURA –  Ekspor Papua pada September 2019 tercatat senilai US$194,6 juta atau meningkat sebesar 2.539,59 persen dibanding bulan sebelumnya senilai US$7,37 juta. Dilihat  dari jenisnya, ekspor Papua bulan ini terdiri dari ekspor migas US$397 dan ekspor non migas US$194,6 juta.

Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Provinsi Papua, Bambang Wahyu Ponco Aji mengatakan, Ekspor Papua pada September 2019 tercatat senilai US$194,6 juta atau meningkat sebesar 2.539,59 persen dibanding bulan sebelumnya yang senilai US$7,37 juta.

Dilihat dari jenisnya, ekspor Papua bulan ini terdiri dari ekspor migas US$397 dan ekspor non migas US$194,6 juta.  Ekspor terbesar berasal dari Pelabuhan Amamapare yaitu senilai US$186,14 juta atau 95,65 persen dari total ekspor Papua.

“Secara kumulatif, total ekspor Papua pada Januari-September 2019 adalah senilai US$764,23 juta atau menurun sebesar 76,34 persen dibandingkan total  ekspor Januari-September 2018 yang senilai US$3.229,61 juta,” kata Bambang dalam rilisnya, kepada Cenderawasih Pos, Rabu (16/10) kemarin.

Diakuinya, peningkatan ekspor non migas diakibatkan oleh adanya ekspor golongan biji tembaga dan konsentrat (HS26) sebesar US$186,14 juta, ekspor kayu dan barang dari kayu (HS44) pada September 2019 senilai US$5,73 juta, ekspor golongan ikan dan hewan air lainnya (HS03) senilai US$0,05 juta dan ekspor non migas lainnya senilai US$2,69 juta.

Nilai kumulatif ekspor golongan biji tembaga  dan konsentrat (HS26) pada periode Januari- September 2019 sebesar US$665,97 juta. Nilai ini menurun apabila dibandingkan dengan periode Januari-September 2018 yang sebesar US$3.150,13 juta. Golongan kayu dan barang dari kayu (HS44) memiliki nilai kumulatif sebesar US$70,85 juta. Golongan ikan dan hewan air lainnya  (HS03) memiliki nilai kumulatif sebesar US$0,17 juta. Sementara nilai kumulatif ekspor golongan non migas lainnya mengalami peningkatan menjadi US$27,22 juta

“Ekspor ke enam negara utama pada September 2019 tercatat senilai US$192,05 juta atau meningkat 4.762,72 persen dibanding nilainya pada Agustus 2019 yang sebesar US$3,95 juta. Ekspor ke negara lainnya pada September 2019 senilai US$2,55 juta atau mengalami penurunan 25,42 persen  bila dibandingkan Agustus 2019 yang sebesar US$3,42 juta,” jelasnya. (ana/ary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *