Minta Pelantikan DPRP Ditunda

Yonas Nussy

JAYAPURA – Proses penomoran Raperdasi tentang 14 kursi hingga kini belum sepenuhnya rampung. Alhasil rencana pelantikan yang awalnya disemangati bisa dilakukan bersamaan nampaknya sulit dilakukan. Meski awalnya ketua DPRP, Yunus Wonda mengklaim bahwa dirinya optimis namun situasi nampaknya tidak memungkinkan. Masih butuh waktu agar semua proses rampung. Terkait ini salah satu anggota 14 kursi pengangkatan, Yonas Nussy menyampaikan bahwa pihaknya minta eksekutif bisa bersifat ke Kemendagri guna melakukan koordinasi untuk penundaan waktu pelantikan.

“Saya pikir jika kami mengejar 30 Oktober itu sulit karena masih ada beberapa proses yang harus dilakukan. Tugas DPRP sudah selesai tapi yang lain masih menunggu,” jelas Yonas di Jayapura, Ahad (13/10).

Ia menyatakan alasan minta ditunda karena untuk kursi pengangkatan ternyata masih dalam tahap proses. Pihaknya sendiri siap mengikuti proses tersebut akan tetapi waktu semakin sempit. “Ini bicara asas keadilan bahwa 14 kursi bukan lahir dari pergantian antar waktu melainkan harus tetap lima tahun dan kami mengikuti semuanya namun perlu waktu,” bebernya.

“Karenanya kami minta kelonggaran waktu
Mendagri menunda pelantikan hingga menunggu proses rekrutmen selesai,” harapnya.

Kata Yonas pihaknya masih berharap pelantikan tetap dilakukan sama-sama namun bila situasi tak mendukung maka perlu perpanjangan waktu. “Jadi sesuai nomenklatur bahwa ini bukan DPRD melainkan DPRP yang harus dilantik bersama,” pungkasnya. (Ade)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *