Bupati Fredi Gebze: Tidak Ada   Dana Pemulangan  Mahasiswa!

Bupati Merauke  Frederikus Gebze

MERAUKE – Bupati   Merauke Frederikus    Gebze menegaskan bahwa   Pemerintah Kabupaten Merauke   tidak memiliki  anggaran untuk pemulangan  para mahasiswa    dari sejumlah kota studi yang ada di Indonesia. Hal   ini disampaikan  Bupati Frederikus  Gebze ketika melakukan pertemuan dengan  para mahasiswa   Merauke  di Gedung Negara  pada Jumat (11/10) malam.

   “Para mahasiswa   tersebut sempat  mempertanyakan  soal dana Rp 3 miliar. Kami sudah luruskan bahwa tidak ada dana Rp 3 miliar itu,’’    kata bupati Frederikus Gebze, SE, M.Si kepada wartawan, Sabtu (12/10).

  Beberapa waktu lalu, Sekretaris Daerah Kabupaten Merauke  Drs Daniel Pauta menjawab pernyataan  wartawan soal  dana yang harus disiapkan  pemerintah  daerah  Kabupaten Merauke  terkait tuntutan  mahasiswa  yang melakukan aksi demo memulangkan seluruh mahasiswa  dari seluruh  kota studi di Indonesia  di luar Papua mengungkapkan  bahwa    dana yang  dibutuhkan  untuk memulangkan seluruh   mahasiswa  tersebut kurang lebih Rp 3 miliar  lebih.   

Menurut  bupati bahwa  kalau dana   Rp 3 miliar   tersebut teralokasikan   maka seharusnya  disampaikan  saat pembahasan APBD Perubahan 2019 yang  telah dilaksanakan. ‘’Tapi itu kan tidak ada. Tapi ya, bagaimana  kedua belah pihak  bertanggung jawab. Mahasiswa menyelesaikan kuliahnya dan pemerintah  menjalankan   tugas dan tanggung jawab membayar  uang kuliah mahasiswa sesuai  dengan yang telah dialokasikan serta melakukan kontrol dan sebagainya,’’ jelasnya.    

    Ditanya  lebih lanjut  apakah  ada rencana  para mahasiswa yang  sudah pulang Kampung ke Merauke akan balik  ke kota studi Makassar, bupati menjelaskan      bahwa  soal    itu  sudah menjadi tugas dari Bagian Kesra  Setda Kabupaten Merauke.  ‘’Kalau soal itu nanti Kesra yang    tangani,’’ tandasnya.    

   Seperti diketahui,     beberapa waktu lalu sebanyak 15 mahasiswa asal  kota studi  Makassar  telah  pulang  kampung ke Merauke dengan alasan   tidak merasa nyaman  lagi pasca kejadian Wamena. Ke-15 mahasiswa kota studi   Makassar ini  pulang   kampung setelah  Forum   Peduli Pelajar Mahassiwa dan Masyarakat Papua menggelar aksi demo damai menuntut pemerintah daerah memulangkan seluruh mahasiswa   dari seluruh kota studi di  Indonesia  ke Merauke. (ulo/tri)   

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *