Kebakaran Komplek di Bandara Sentani Tidak Pengaruhi Lalu Lintas Penerbangan

Masyarakat, saat menyaksikan kebakaran rumah karyawan UPBU Bandara Sentani di jalan Yabaso Distrik Sentani Kabupaten Jayapura, Rabu (9/10). Yewen/cepos

SENTANI- Kebakaran delapan (8) unit rumah milik pegawai atau karyawan Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU), Rabu (9/10) pagi ini tak mempengaruhi arus lalu lintas penerbangan yang berada di Bandara Sentani.

Kabandara Sentani, Antonius Widyo Praptono, mengungkapkan bahwa kebakaran 8 unit rumah pegawainya di kompleks bandara tidak mempengaruhi penerbangan pesawat udara di Bandara Sentani.

“Kebakaran yang terjadi terhadap beberapa rumah pegawai bandara tidak mempengaruhi penerbangan di Bandara Sentani,” ungkapnya kepada Cenderawasih Pos, Rabu (9/10).

Kebakaran rumah pegawai bandara ini memang tak jauh dari ranway dan terminal bandara, tetapi bisa segera dilakukan pemadaman oleh mobil kebakaran milik UPBU Bandara Sentani.

Antonius, memastikan bahwa delapan (8) unit rumah yang terbakar ini merupakan rumah dinas milik Kementerian Perhubungan yang selama ini digunakan sebagai tempat tinggal para karyawan atau pegawai yang bekerja di UPBU Bandara Sentani.

“Ia benar rumah ini rumah dinas milik Kementerian Perhubungan yang ditempati oleh para karyawan UPBU Bandara Sentani,” ucapnya.

Antonius, menyatakan bahwa untuk para karyawan yang rumahnya terbakar ini akan sementara dipindahkan ke rumah dinas yang kosong maupun akan dikontrak rumah, sehingga mereka bisa tinggal.

“Kita akan tempatkan di rumah dinas lain yang masih kosong dan kita akan kontrak rumah, sehingga para karyawan bandara yang rumahnya terbakar ini bisa tinggal,” ujarnya. (bet).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *