Dewan Harapkan Minggu ini KUA PPAS Diserahkan

“Minggu ke empat Sudah Pelantikan dan Tidak Mungkin Lagi Pikirkan APBD,”  Yunus Wonda Ketua DPRP.

JAYAPURA –  DRP Papua mewanti betul agar materi Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) yang akan dibahas untuk materi APBD 2020 harus dikirim tepat waktu oleh eksekutif ke DPR.

  Saat ini sudah hari Rabu  (9/10)  dan DPR meminta jika dokumen tersebut paling tidak dikirimkan minggu kedua ini bulan Oktober. Bila kembali terlambat maka kualitas APBD akan buruk dan rakyat silahkan menyoroti lembaga eksekutif karena sudah berkali-kali diingatkan. Ketua  DPR Papua, DR Yunus Wonda meminta ini menjadi perhatian. “Minggu ini kami minta, jangan sampai malah molor ke minggu ketiga karena jika molor maka sangat berat,” kata Yunus melalui ponselnya, kemarin.

Berat disini karena pembahasan KUA PPAS  tidak bisa dilakukan sehari dua hari tetapi harus ada diskusi kemudian membedah anggaran yang diprogramkan kemudian disepakati. Nah bila molor hingga minggu ketika dipastikan waktunya sangat terbatas dan akan mempengaruhi kualitas APBD 2020. Apalagi di minggu ketiga seluruh anggota DPRP mulai fokus untuk proses pelantikan. “Minggu ke empat atau tepatnya tanggal 30 Oktober itu sudah pelantikan dan tidak mungkin lagi memikirkan soal APBD,”  beber Yunus.

Nah bila sudah memasuki November dan Desember dipastikan waktu juga banyak terfokus pada agenda akhir tahun sehingga hitung-hitungannya kemungkinan APBD akan dibahas Februari tahun 2020 dan itu sangat buruk. “Jadi kami harap bisa diberikan minggu ini,” imbuhnya. Senada disampaikan Wakil Ketua Komisi IV DPR Papua, Boy Dawir yang meminta agar dokumen  KUA PPAS dikirim segera. Namun disini ia juga mewanti isi dokumen terutama soal anggaran harus diperinci. Tak bisa dikirim berbentuk gelondongan atau  nominal utuh. “Kami minta diperjelas, jangan bermain-main sebab kalau dikirim gelondongan apa yang mau dibahas? Apa yang bisa dikoreksi?,” sindirnya. (ade/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *