Kontingen GSI Diminta Jaga Nama Baik Papua

Kontingen GSI Papua memberikan salam kepada (kiri bagian depan) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Elias Wonda bersama Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Papua, Drs. Adrian Howay, MM., usai pelepasan di LPMP Kotaraja, Jumaat (4/10) kemarin. (Takim/Cepos)

JAYAPURA – Dinas Pendidikan Provinsi Papua dan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Papua melepas kontingen Gala Siswa Indonesia (GSI) tingkat SMP di LPMP Kotaraja, Jumaat (4/10) kemarin. Tim sepakbola anak-anak SMP dari Papua ini akan bertolak ke Jakarta Senin (7/10) lusa.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Elias Wonda meminta kepada atlet dan official untuk menjaga kekompakan baik antara pemain maupun pelatih, official dengan pemain dan yang tak kalah pentingnya lagi menjaga nama baik Provinsi Papua dalam kompetensi tersebut.

“Yang perlu diketahui bahwa atlet yang berangkat bukan atasnama Kabupaten/Kota Saja tetapi Papua secara keseluruhannya, untuk itu saya berharap jaga kekompakan tim,”ujar Wonda ke Cenderawasih Pos usai melepas kontingen GSI tingkat SMP Provinsi Papua di LPMP Kotaraja, Jumat (4/10) kemarin.

Pertandingan tingkat Nasional yang akan dilaksanakan pada tanggal 7 hingga 20 Oktober di Jakarta tersebut dirinya meminta kepada para kontingen untuk menanamkan nilai sportivitas yang tinggi. “Kalah atau menang itu hal biasa tetapi saya harap para atlet bisa menunjukkan bahwa kita orang Papua itu baik dengan menerima semua persoalan secara profesional dan sportifitas,”jelasnya.

Sementara itu Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Papua, Drs. Adrian Howay, MM., juga mensesalkan sejumlah kabupaten yang tidak ikut serta dalam seleksi kontingen GSI tingkat SMP Provinsi Papua.

Dirinya berharap ditahun berikutnya diharapakn 29 Kabupaten Kota di Papua semua bisa ambil bagian. “Kalau kabupaten yang baru kami bisa maklumi tetapi kabupaten yang sudah lama dan maju ini yang sangat kami sesalkan dan diharapkan tahun depan tidak ada alasan untuk tidak ikut,”tegasnya.

Kata Andrian, ajang ini merupakan ajang yang sangat penting dimana merupakan suatu kesempatan membina bakat dari generasi pemain bola kita kedepanya. “Saat ini sepakbola Papua sangat jaya seperti Persipura namun para pemainya nanti akan pensiun, dan mereka-mereka inilah yang nanti akan melanjutkan kejayaan tersebut,”paparnya.(kim/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *