Klaim Angka Kriminalitas di Kota Jayapura Menurun

Pasukan BKO Brimob ketika melakukan patroli di Kota Jayapur beberapa waktu lalu. (Elfira/Cepos)

Situasi dan Kondisi Kamtibmas Kriminalitas di Kota Jayapura Pasca Demo Anarkis

Demo anarkis yang berujung kerusuhan meluluntahkan kondisi perekonomian, tak ingin “kecolongan” lagi aparat keamanan yang dibantu Brimob BKO siaga 24 jam untuk menjaga Ibu Kota Papua kembali kondusif, apa hasilnya?

Laporan: Elfira Halifa

Pihak Polres Jayapura Kota mengklaim, angka kriminalitas di Kota Jayapura menurun. Hal ini seiring dengan patroli yang dilakukan oleh personel Polres Jayapura Kota itu sendiri ataupun pasukan BKO Brimob.

Kapolres Jayapura Kota AKBP Gustav R Urbinas yang dikonfirmasi melalui Kasubag Humas Polres Jayapura Kota Iptu Jahja Rumra menuturkan, angka kriminalitas menurun pasca demo yang terjadi pada 29 Agustus lalu.

“Menurunnya angka kriminalitas kemungkinan banyaknya personel Polisi yang melakukan kegiatan Patroli. Baik dilakukan oleh personel Polres Jayapura Kota yang organik ataupun dari pasukan Brimob itu sendiri,” tutur Jahja, Kamis (3/10) kemarin.

Dimana personel rutin melakukan patroli di setiap titik yang ada di Kota Jayapura setiap saat, dengan menggunakan kendaraan yang telah disediakan kepada personel itu sendiri.

Jahja mengaku angka kriminalitsa itu berkurang selama bulan September, sebelumnya Polres Jayapura Kota dalam sehari bisa menerima 5 hingga 10 laporan dari masyarakat terkait dengan pencurian kendaraan roda dua ataupun kejahatan lainnya.

“Seiring dengan peningkatan patroli yang dilakukan, dalam sehari Polres Jayapura Kota hanya menerima 2 hingga 3 laporan kriminal kasus kejahatan ataupun pencurian kendaraan bermotor dari masyarakat,” ucap Jahja.

Dikatakan, Patroli akan terus dilakukan  untuk memberikan arasa aman kepada masyarakat itu sendiri. Ia pun menghimbau kepada masyarakat untuk menjaga situasi Kamtibmas agar Kota Jayapura tetap kondusif.

Dirinya meminta kepada masyarakat untuk tidak mudah panik, “Yang buat panik itu adalah berita-berita hoaks , sehingga itu kami minta mengajak masyarakat untuk tidak mudah terima berita hoaks  tanpa dikroscek terlebih dahulu kebenarannya,” pungkasnya. (*/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *