Satgas Skow Bantah ada kontak senjata

.

Pos penjagaan di  perbatasan RI-PNG, Skouw- Distrik Muara Tami. ( Cony for cepos)

JAYAPURA – Dansatgas Yonif 713/Satya, Tema Mayor Inf Doni Gredinan yang merupakan Satgas Pamtas RI-PNG di Skow membantah adanya kontak senjata tadi pagi (1/10) yang terjadi di Skow tepatnya Kampung Wutung Distrik Muaratami, Kota Jayapura.

“Tidak ada kontak senjata hanya saja ada dengar letusan sebanyak tiga kali dari arah PNG tepatnya diperbatasn Kampung Wutung,’ujar Doni saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos melalui Seluler, Selasa pagi (01/10).

Doni megakui bahwa peristiwa tersebut terjadi sejak pukul 06:15 wit di Wilayah teroterialnya selaku Pengaman Perbatasan wilayah RI-PNG di Kampung Wutung.

“Saat mendengar letusan tersebut kami bersama angota melakukan penyisiran, namun sampai di lokasi tidak ditemukan pelaku letusan tersebut, hanya saja pihak melihat jejak kami yang mengarah ke wilayah PNG,”jelasny.

Dari letusan tersebut juga belum dipastikan apakah ditembak mengarah ke atas atau ke masyarakat.

“Setelah sisir lokasi kejadian kami berkordinasi dengan masyarakat dan tidak ada yang terluka atau rumah dan bangunan yang ditembak atas bunyi letusan tersebut,”tuturnya.

Atas peristiwa tersebut Doni mengakui tidak bisa melakukan pengejaran untuk mengetahui siapa pelaku yang berasal dari letusan tersebut.

“Kami mau mengejar tapi dari jejak kaminya mengarah ke wlayah PNG dan tentu kami tidak bisa masuk kesana,”jelasnya.

Setelah itu pihaknya melakukan koordinasi dengan aparat PNG di batas tersebut untuk menanyakan asal atau pelaku letusan tersebut.

“Setelah kami kordinasi akhirnya mereka cek ke lokasi juga dan menyatakan tidak megetahui siapa pelaku dari tembakan tersebut,”tutupnya.(kim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *