170 Pengungsi Wamena Bermalam di Biak

Para pengungsi ketika dari Wamena ketika baru turun dari Pesawat Hercules di STAB Biak, pukul 17.44 WIT, Selassa (1/10) kemarin. Sebelum melanjutkan perjalanan ke Makassar dan Malang, para pengungsi itu satu malam bermalam di mess Batalyon Paskhas 468 Sarotama Biak. (Fiktor/Cepos)

BIAK-Sebanyak 179 pengungsi dari Wamena dievakuasi ke Biak dengan menggunakan pesawat Hercules Alfa 1305  milik TNI AU, Selasa (1/10) kemarin. Para pengungsi itu tiba di Biak pada pukul 17.44 WIT, dan selanjutnya mereka langsung dibawa ke mess Batalyon Paskhas 468 Sarotama.

    Para pengungsi yang terdiri dari 31 anak itu selanjutnya akan diterbangkan dengan menggunakan pesawat yang sama dengan tujuan Makassar dan Malang, Rabu (2/10) hari ini. Dari jumlah pengungsi yang dibawa sebanyak itu, 9 orang diantaranya turun di Biak, 120 orang akan lanjut ke Jawa Timur dan turun di Malang, lalu sebanyak 50 orang akan turun di Makassar.

    “Jadi ada 179 mereka yang diberangkatkan dari Wamena, 9 diantaranya turun di Biak. Sedangkan sisanya akan bermalam satu malam di mess Paskhas dan selanjutnya akan diterbangkan ke Makassar dan Malang. Ini adalah saudara-saudara kita, dan kami TNI AU siap membantu melakukan evakuasi,” jelas Panglima Koopsau III Marsda TNI Andiyawan Martono, S.IP kepada wartawan di sela-sela melakukan penjemputan di STAB Lanud Manuhua, kemarin.

   Selama satu malam di Biak, lanjutnya, telah disiapkan logistik dan selanjutnya akan diberangkatkan. “Jadi kami sudah koordinasi dengan semua stakeholder, teman-teman di Pemerintah Kabupaten Biak Numfor semua pihak terkait lainnya terkait dengan logistic untuk satu malam, intinya ini adalah kemanusian dan sudah menjadi kewajiban TNI,” tandasnya.(itb/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *