Lima Warga Netar Meninggal dunia Usai Mengkonsumsi Miras Oplosan

Suasana disalah satu rumah duka korban miras oplosan di Kampung Netar Sentani, Senin (30/9). (Robert Mboik /Cepos)

SENTANI-Lima warga Kampung Netar meninggal dunia usai menenggak minuman keras (miras) oplosan di Kampung Netar, Sabtu (28/9), lalu.
Fritz Wally perwakilan keluarga dari kelima korban tersebut menuturkan kronologi terjadinya peristiwa itu. Di mana awalnya sekelompok masyarakat di kampung Netar melakukan kegiatan pangkur sagu di sekitar Kampung Netar pada Sabtu (28/9). Setelah kegiatan itu selesai pada sore harinya sekira pukul 15.00 Wit, 9 orang dari kelompok tersebut diam-diam mengkonsumsi miras oplosan di sekitar lokasi itu. Namun dia enggan membeberkan jenis miras oplosan apa yang dikonsumsi para korban itu. Sebab saat ini, kasus itu sudah ditangani polisi.
“Kami belum memastikan mereka minum apa dan campur apa. Karena meskipun ada barang buktinya yang sudah kami serahkan ke polisi, tapi kami harus bicara dan mengeluarkan pernyataan sesuai dengan hasil pemeriksaan dokter,” jelasnya.
Kemudian lanjut dia, setelah selesai mengkonsumsi miras oplosan itu, kesembilan orang ini langsung kritis. Keluargapun mengantar mereka ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Namun naas, lima dari kesembilan warga Netar ini dinyatakan meninggal dunia, Minggu (29/9). Sementara empat warga lainnya masih ditangani pihak medis. Dan informasinya keempatnya sudah mulai pulih.

Empat korban meninggal itu, masing-masing Marnix Ohe, Hendrik Palo, Yoris Wali, Daud Yoku diketahui sudah berkeluarga dan memiliki anak, sedangkan Absalom Yokhu masih berstatus bujangan.
Salah satu warga yang enggan dipublishkan namanya, kepada koran ini membeberkan, kelima korban ini meninggal usai mengkonsumsi miras oplosan alkohol 75 persen yang dicampur dengan kuku bima energi.” Setelah mereka minum itu matanya langsung kabur dan tidak bisa melihat, sempat bawa kerumah sakit, tapi lima orang ini tidak tertolong,” bebernya.
Sementara itu, Kepala Distrik Sentani Timur, Stefen Wally sangat menyayangkan peristiwa itu. Ia berharap kepada warganya agar tidak lagi mengkonsumsi minuman oplosan seperti yang dilakukan sejumlah korban itu.” Kami berharap ini menjadi pelajaran bagi yang lain supaya tidak minum miras oplosan,”tambahnya (roy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *