Kajian Akademis Pembentukan PTC Libatkan Uncen   

Tim akademisi Uncen ketika memberikan penjelasan tentang pemaparan awal kajian yang akan dilakukan terhadap pembentukan DOB Provinsi Teluk Cenderawasih, di Asana Hotel Biak, Senin (30/9) kemarin. Masing-masing Dr. Fredrik Sokoy, S.Sos.,M.Sos,   Prof. DR. Melkias Hetharia, SH, MA dan DR. Basir Rohrohmana, SH., M. Hum. (Fiktor/Cepos)

BIAK-Upaya pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) di wilayah adat Saereri  dengan membentuk satu provinsi baru, yakni Provinsi Teluk Cenderawasih (PTC) terus ditindaklanjuti. Tak tanggung-tanggung, Universitas Cenderawasih (Uncen) ikut digandeng dalam melakukan kajian akademis pembentukan DOB tersebut.

  Bahkan tim dari Uncen yang dipimpin oleh DR. Fredrik Sokoy, S.Sos.,M.Sos melakukan pemaparan awal tentang kajian akademis tersebut. Dalam pemaran awal itu dihadiri langsung oleh masing-masing perwakilan keempat kabupaten yang ada di wilayah Saereri, masing-masing Kabupaten Biak Numfor, Kabupaten Supiori, Kabupaten Kepulauan Yapen dan Kabupaten Waropen.

  “Pemaparan tentang kajian yang akan dilakukan ini sangat penting dengan memperhatikan hal-hal yang subtantif. Saya kira keempat kabupaten yang ada di Saereri ini yang juga akan memberikan data ke kami, intinya kami akan jalan sama-sama untuk melengkapi kajian akademis nantinya,” kata Wakil Ketua Tim Kajian Akademis Uncen untuk Pembentukan Provinsi Teluk Cenderawasih Fredrik Sokoy kepada Cenderawasih Pos disela-sela pemaparan awal kajian akademis di Asana Hotel Biak, Senin (30/9) kemarin.

  Menurutnya ada sejumlah hal yang perlu dilengkapi dalam kajian akadis nantinya, diantaranya; luas wilayah, jumlah penduduk, sumber daya alam, sumber daya manusia, ekonomi, karasteristik wilayah, karasteristik budaya, aset-aset dan sejumlah data atau informasi lainnya.

  “Dari data yang diberikan atau kami ambil akan dibahas di rapat terbatas di tim kajian, selanjutnya akan kembali mempresentasikan hasilnya. Tentunya kajian nantinya akan diupayakan hasilnya selengkap-lengkapnya,” tandas Pembantu Rektor IV Universitas Cenderawasih ini.

  Sementara Sekretaris Daerah Kabupaten Biak Numfor Markus O Masnembra, SH.,MM mengatakan, bahwa pemaparan awal kajian akademis oleh tim dari Uncen merupakan tindaklanjut dari hasil kesepakatan bersama diantara empat kabupaten tentang perlunya pembentukan satu provinsi baru di wilayah adat Saereri.

  “Ini pemaparan awal saja, selanjutnya tim akan mengambil dari. Nah, dari hasil kajian yang dilakukan oleh tim Uncen ini akan disampaikan dalam bentuk terbuka dan dihadiri oleh semua stakeholder nantinya,” kata Sekda Markus O Masnembra.

   Sekedar diketahui pemaran awal kajian akademis pembentukan DOB Provinsi Teluk Cenderawasih dihadiri oleh Ketua DPRD Biak Numfor Zeth Sandy, pejabat dari empat kabupaten di wilayah Saereri termasuk jajaran Sekda dan sejumlah anggota DPRD lainnya.

  Sementara dari Uncen, selain Fredrik Sokoy  yang dalam tim ini sebagai  Wakil Ketua didampingi oleh sekretaris tim DR. Basir Rohrohmana, SH., M. Hum, Prof. DR. Melkias Hetharia, SH, MA dan Edith Hattu, SH., MSi sebagai anggota dalam tim.(itb/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *