Wakapolda: Rehabilitasi dan Rekonstruksi Terus Dilakukan di Wamena

BINCANG-BINCANG- Wakapolda Papua, Brigjen Pol, Yakobus Marjuki, saat berbincang-bincang dengan Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Nasrul Abit, terkait situasi dan kondisi terkini di Wamena di VIP Room Bandara Sentani, Sabtu (28/9). (Yewen/Cepos)

SENTANI- Pasca kerusuhan yang berujung anarkis pada Senin (23/9) yang lalu di Wamena, hampir semua aktivitas pemerintahan dan perekonomian lumpuh total. Namun demikian, pihak pemerintah bersama TNI-Polri telah melaksanakan berbagai upaya dan langkah-langkah dalam melaksanakan rehabilitasi dan rekonstruksi, sehingga aktivitas bisa berjalan normal kembali di Wamena.

  Wakapolda Papua, Brigjen Pol, Yakobus Marjuki,  mengungkapkan bahwa pasca konflik yang terjadi Senin (23/9) lalu di Wamena, maka pihaknya bersama seluruh stakeholder yang ada di Kabupaten Jayawijaya (Wamena) dan Pemprov Provinsi Papua telah bekerjasama dalam memulihkan kembali keamanan dan kenyamanan serta berbagai aktivitas di Wamena.

  “Listrik sudah kita nyalakan kembali, aktivitas perekonomian seperti kios-kios dan toko-toko sudah dibuka kembali, dan mama-mama sudah berjualan di pasar. Ini merupakan langkah-langkah rehabilitasi dan rekonstruksi yang kita lakukan terus menerus dalam upaya pemulihan aktivitas di Wamena,”ungkapnya kepada wartawan, di VIP Room Bandara Sentani, Sabtu (28/9).

  Menurut Yakobus, pihaknya bersama seluruh stakeholder telah melakukan pembersihan terhadap ruang-ruang publik yang mengalami kebakaran, seperti kayu-kayu yang menghalangi jalan, motor-motor dan mobil yang terbakar maupun berbagai hal lainnya telah dipindahkan ke tempat-tempat yang bukan ruang publik. Hal ini sebagai upaya dalam memulihkan kembali aktivitas masyarakat di Wamena.

  “Sekarang sudah kondusif dan masyarakat bisa kembali, walaupun ada trouma sehingga memang perlu dilakukan trauma healing, sehingga mereka (masyarakat) tidak takut memasuki rumahnya yang tidak terbakar. Tinggal rumahnya yang terbakar sudah didata oleh pemerintah daerah dan aka nada upaya-upaya yang dikedepankan,”tuturnya.

  Yakobus, menyatakan untuk aktivitas pemerintahan dan perekonomian sudah kembali berjalan, walaupun belum semua. Selain itu, sudah ada kurang lebih 451 BKO Brimob bersama TNI telah mengamankan Kota Wamena.

“Di sana (Wamena) sudah ada penjagaan, patroli berjalan, patroli gabungan oleh TNI-Polri  dan kita sudah bisa mengamankan Kota Wamena dan apabila ada ancaman kita sudah siap,”ujar jenderal bintang satu ini. (bet/tri).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *