1368 Pengungsi Wamena Berhasil Dievakuasi ke Jayapura

TURUN- Para pengungsi Wamena, saat turun dari belakang Pesawat Hercules di Base OPS Lanud Silas Papare, Jumat (27/9) (Yewen/Cepos)

106 Pengungsi Ditampung di Mess Lanud Silas Papare

SENTANI- Terhitung sejak Selasa (24/9) hingga Jumat (27/9), jumlah pengungsi yang dievakuasi  dari Wamena ke Jayapura menggunakan Pesawat Hercules berjumlah 1368 pengungsi.

Komandan Lanud Silas Papare Jayapura, Marsekal Pertama (Marsma) TNI, Tri Bowo Budi Santoso, mengungkapkan, pihaknya terus melakukan evakuasi terhadap para pengungsi di Wamena ke Jayapura menggunakan Pesawat Hercules.

“Dari hari Selasa sampai Jumat ini sudah 7 kali penerbangan yang dilakukan menggunakan Pesawat Hercules untuk mengangkut para pengungsi dari Wamena ke Jayapura. Sampai saat ini jumlah pengungsi yang sudah berada di Jayapura sekitar 1368 orang,” ungkapnya kepada wartawan di Base OPS Lanud Silas Papare Jayapura, Jumat (27/9).

Menurut Tri Bowo, setiap para pengungsi dari Wamena ke Jayapura yang tidak ada keluarga dan kerabat dan belum memiliki tujuan, maka pihaknya telah menyiapkan penampungan di Mess dan Gedung Serbaguna Lanud Silas Papare.

“Sampai saat ini ada kurang lebih 106 pengungsi yang kita tampung sementara,”ucapnya.

Selama berada di tempat penampungan Lanud, kata Tri Bowo, bantuan makanan dan minuman terus berdatangan dari masyarakat.

“Sampai saat ini bahan makanan masih cukup, sudah banyak yang menyumbang makanan siap saji, untuk sementara kita tidak menyiapkan dapur lapangan. Kalau bantuan makanan langsung sudah tidak ada, maka kita siapkan anggota untuk membuat dapur umum,” katanya.

Sementara itu, Letnan Kolonel (Letkol) Pnb, Surya Anggoro menjelaskan, pihaknya, Jumat, (27/9) tiga kali melakukan evakuasi terhadap para pengungsi dari Wamena ke Jayapura, sekaligus juga membawa bahan makanan (Bama) dan peralatan tidur ke Wamena.

“Kita adalah penerbangan Pesawat Hercules yang sudah terbiasa dan terlatih untuk melakukan penerbangan dengan kondisi alam yang cukup ekstrim dan kita cukup familiar dengan penerbangan di Wamena,” jelasnya.(bet/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *