John Gobay: Polda Lepaskan 733 Massa Yang Ditahan

Noel/Cepos

John Gobay

JAYAPURA – Anggota DPRP Papua John Gobay menegaskan jika 1X24 tidak ada pembuktian adanya pelanggaran bagi 733 massa yang ditahan aparat kepolisian maka Polda Papua harus segera membebaskan mereka.

John menilai sesuai aturan hukum yang tercantum dalam KUHAP, mereka yang ditahan ini  akan diperiksa 1 x 24 jam dan jika hal itu tidak terbukti, maka mereka harus dibebaskan.

“733 massa aksi masih ditahan di Mako Brimob Kotaraja, sesuai KUHAP jika mereka tidak dapat dibuktikan dalam 1×24 jam, maka tidak dapat ditahan,” katanya kepada Cenderawasih Pos di Jayapura, Selasa, (24/9).

Ia mengatakan jangan pula ada intimidasi bagi mereka yang ditahan, karena dalam KUHP mereka berhak medapat pembelahan dari Pengacara, bantuan medis, kunjungan keluargga dan lainnya.

“Aparat juga diharapkam tidak melakukan intimidasi bagi mereka, karena orang Papua hari ini ada dalam kondisi duka dan menjadi korban,” ujarnya.

Ia pu meminta kepada Kapolda dapat membebaskan massa yang ditahan, jika mereka tidak terbukti. Dan jangan sampai ada kriminalisasi dengan kasus lain bagi massa yang ditahan.

“Karena itu kami minta kepada Kapolda Papua dan Dansat Brimob untuk dapat membebaskan 733 massa  yang sedang ditahan,” tegasnya.

Sebelumnya para mahasiswa ini berencana mandirikan  posko pengungsian didepan Auditorium Universitas Cenderawasih tapi Kapolda dan Pimpinan Kampus berhasil bernegosiasi dengan mereka dan memulangkan  mereka dengan kendaraan truk menuju expo Waena di Posko induk, namun aparat sudah menduduki posko induk mereka sehingga membuat massa marah, terjadilah bentrok, disusul ada penembakan hingga memakan korban dan ratusan massa di tahan di Mako Brimob. (oel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *