Gelar Raker ke I, BMI Siap Dukung Pemkot Dalam Pembangunan 

Wali Kota Jayapura diwakili Asisten II Sekda  Nurjainudin Konu didampingi, Tonaas BMI DPD Kota Jayapura Pendeta Dr Hence Mandolang S.Th MH bersama Penguris DPW dan DPD saat membuka kegiatan Rakerda BMI DPD Kota Jayapura, di Hotel Aston, Sabtu (21/9). (Noel/Cepos)

 

JAYAPURA – Brigade Manguni Indonesia (BMI) DPD Kota Jayapura Gelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) guna membicarakan program organisasi dan mempertahankan nilai – nilai adat suku Minahasa di Papua dan khususnya di Kota Jayapura.

Tonaas BMI DPD Kota Jayapura Pendeta Dr Hence Mandolang S,Th. MH dalam sambutanya mengatakan bahwa karena Menguni merupakan organisasi adat masyarakat Minahasa ini sudah ada sejak masa reformasi dan di Papua baru dibentuk Tahun 2011 dan terus berkembang sesuai Angaran Dasar Rumah Tangga (ADRT).

“Kehadiran Manguni Indonesia adalah organisasi adat pertama yang terdaftar di Kemenkumham dan Kesbangpol, yang tidak pernah meninggalkan identitas yaitu hitam merah dan bertujuan terus mempertahankan budaya Minahasa sebagai harkat dan martabat,” katanya pada kegiatan yang dihadir Muspida dan sejumlah pengurus DPW Papua dan DPD BMI Kota Jayapura, di Hotel Aston, Sabtu (21/9).

Ia mengatakan kegiatan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I BMI DPD Kota Jayapura ini bertujuan untuk merancang berbagai program sesuai ADRT guna melaksanakan program kerja DPD di Kota Jayapura.

” Rapat kerja daerah ini merupakan tindak lanjut dari  Musda pertama pada 25 Mei lalu sesuai perintah ADRT merancang program kerja di kota Jayapura, ormas ini lahir berdasarkan pancasila, dan Birgade Manguni resmi didalam yuridis dan kami implementasi ke seluruh masyarakat, kehadiran kami mempertahankan nilai – nilai harkat martabat warga Minahasa dan bersinergi dengan masyarakat ada di Kota Jayapura,” katanya.

Kata dia, BMI memiliki tujuh DPD di Papua yaitu DPD Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Sarmi, Keerom, Merauke dan Boven Digoel dan Tangal  29 Sptember, DPD Timika akan dikukuhkan pengurusnya, sesuai perinta ADRT kami akan terus mengembangkan sayap hingga Papua Barat,” katanya.

Selain itu, BMI dengan memiliki lambang Manguni atau burung hantu itu berasal dari adat minahasa, yang memiliki makna menjaga dan memberikan tanda setiap serangan dari semua sisi dan bisa menghadapinya sehingga ini menjadi pedoman BMI.

” Diharapkan kehadiran Manguni di kota Jayapura dapat mendukung pemerintah dan masyarakat,” paparnya.

Wali Kota Jayapura yang diwakili Asisten II Sekda Nurjainudin Konu mengatakan bahwa alam kehidupan bermasyarakat pasti diperhadapkan dengan banyak masalah dengan tantangan dan godaan, maka diharapkan ada kerja sama bersama masyarakat mendukung pemda membangun kota Jayapura.

“Jangar bergantung menghadapi tantangan, Brigadi Manguni sebagai organisasi adat diharapkan menjalakan hal- hal positif dan terus mendukung pembangunan di Kota Jayapura, dengan Rakerda ini juga wali kota berharap akan menghasilkan progran kerja jangka pendek dan panjang dalam mendukung  organisasi adat ini dengan baik,” katanyam

Ia juga meminta jangan sampai ada perbedaan pendapat meskipun perselisian antar angota adalah hal yang biasa dalam organisasi.”Kami garapkan kehadiran Brigadir Manguni Indonesia di Kota Jayapura dapat memberikan dampak yang baik dalam mendukung pembangun di Kota Jayapura,” ujarnya, (oel).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *