Perekonomian Papua 2019 Diproyeksikan Terkontraksi Cukup Dalam 

Suasana pelaksanaan diseminasi bersama perkembangan ekonomi fiskal dan keuangan daerah Provinsi Papua di Timiki, Kamis (19/9). Kegiatan ini dihadiri Kepala Perwakilan Bank Indonesia  Naek Tigor Sinaga dan para peserta dari perbankan, pengusaha dan dinas-dinas terkait di Hotel Horison Ultima Timika, Kamis (19/9). (Yohana/ Cepos)

TIMIKA – Ekonomi Papua,pada Triwulan II 2019 tercatat mengalami penurunan jika dibandingkan dengan triwulan I tahun 2019. Triwulan I pertumbuhan ekonomi tercatat -18,73 persen dan triwulan II sebesar -23,98 persen.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia  Naek Tigor Sinaga, mengatakan kontraksi ekonomi Papua pada triwulan II 2019 disebabkan oleh mulai menurunnya produksi tambang terbesar di Papua yang telah memasuki fase akhir pertambangan terbuka serta sejalan dengan proses transisi dari tambang terbuka ke tambang bawah tanah.

“Pertumbuhan ekonomi Papua pada triwulan II 2019 terkontraksi sebesar -23,98% (yoy). Pertumbuhan Ekonomi Sulampua juga mengalami perlambatan. Sementara itu, PDRB Papua sendiri sangat dipengaruhi oleh kinerja LU (Lapangan Usaha) pertambangan. Di sisi lain, pertumbuhan LU non pertambangan tumbuh sebesar 5,72% (yoy),” jelasnya kepada Cenderawasih Pos, Kamis (19/9) kemarin.

Lanjutnya, secara agregat perekonomian Papua pada tahun 2019 diproyeksikan terkontraksi cukup dalam. Jauh di bawah pertumbuhan ekonomi pada tahun 2018. Pertumbuhan ekonomi Papua diproyeksikan terkontraksi dikisaran (12,3%) – (11,9%) (yoy) lebih rendah dari realisasi tahun 2018 sebesar 7,33% (yoy).

“Transisi operasional tambang terbuka ke tambang bawah tanah menjadi penyebab utama kontraksi pertumbuhan yang terjadi pada tahun 2019. Sementara itu, dari sisi lapangan usaha, kontraksi pertumbuhan ekonomi Papua pada triwulan II 2019 dipicu oleh kontraksi LU pertambangan dan penggalihan, seiring dengan masih belum optimalnya produksi tambang bawah tanah dan operasi ditambang terbuka,” jelasnya. (ana/ary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *