Putra Asli Papua Pertama Pimpin Kodam XVII/Cenderawasih

SALAM KOMANDO: Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Herman Asaribab melakukan salam komando dengan mantan Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Yosua P Sembiring di Makodam XVII/Cenderawasih, Selasa (17/9). Elfira/Cepos

JAYAPURA-Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa, memimpin upacara serah terima jabatan (Sertijab) Panglima Kodam XVII/Cenderawasih dari Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring, S.I.P. kepada Mayjen TNI Herman Asaribab, di Aula Tonny A. Rompis Makodam XVII/Cenderawasih, Selasa (17/9).

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Candra Wijaya  mengatakan, Mayjen TNI Herman Asaribab sebelum dilantik menjadi Pangdam XVII/Cenderawasih, menjabat sebagai Pangdam XII/Tpr. Sedangkan Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring S.I.P., akan melanjutkan tugas di lingkungan Mabes TNI sebagai Pa Sahli Tk. III Bid. Sosbudkum HAM dan Narkoba Panglima TNI.

“Beliau (Pangdam) menjabat Pangdam dua kali. Yaitu Pangdam XII/Tpr dan saat ini menjabat Pangdam XVII/Cenderawasih yang wilayah tanggung jawabnya meliputi Provinsi Papua,” paparnya.

Mayjen TNI Herman Asaribab, merupakan putra asli Papua, lahir di Jayapura 10 Juni 1964. Lulusan Akademi Militer tahun 1988 dan Lemhannas tahun 2014 tersebut, kaya akan pengalaman tugas dan telah menempati sejumlah jabatan penting. Diantaranya Pa Sahli TK III Bid. Banusia Panglima TNI (2017), Kasdam XVII/Cenderawasih (2015), Wadan Seskoad (2015), Wadan Pussenif Kodiklatad (2015), Danrem 172/PWY Kodam XVII/Cenderawasih (2013), Dirbinsen Pussenif Kodiklatad (2011), dan Danbrigif 20/IJK Kodam XVII/Cenderawasih.

“Hal tersebut juga menunjukkan bahwa di organisasi TNI/TNI AD setiap prajurit memiliki kesempatan dan peluang yang sama untuk mengembangkan pendidikan, karier, prestasi dan menempati posisi strategis, tanpa adanya diskriminasi,” jelasnya.

Lanjut Candra, serah terima jabatan di lingkungan TNI  merupakan suatu hal yang lazim. Sebagai salah satu bagian dari dinamika pengembangan kemampuan kepemimpinan, manajemen dan profesionalisme keprajuritan dalam rangka optimalisasi pencapaian tugas pokok TNI AD.

“Sertijab Pangkotama kali ini  dilaksanakan di Makodam XVII/Cenderawasih,  sekaligus dalam rangka  kunjungan kerja Kasad serta memberikan pengarahan kepada anggota dan Persit yang bertugas di wilayah Kodam XVII/Cenderawasih,” ungkap Kadispenad.

Upacara Sertijab ditandai dengan penyerahan Pataka Kodam XVII/Cen kepada Kasad dari pejabat lama dan selanjutnya diserahkan kepada pejabat baru, pengambilan sumpah jabatan, penandatanganan pakta integritas dan naskah Sertijab, pemasangan tanda pangkat, dan jabatan serta penyerahan tongkat komando oleh Kasad.

“Upacara Sertijab ini dimaksudkan untuk menandai beralihnya tugas dan tanggung jawab jabatan, dengan tujuan untuk menyampaikan penghargaan kepada pejabat lama serta memberi rasa tanggung jawab kepada pejabat baru,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua FKUB Provinsi Papua, Pdt Lipiyus Biniluk mengharapkan Pandam XVII/Cenderawasih yang baru dapat membangun komunikasi yang baik ditingkat masyarakat Papua. Terutama menggunakan bahasa dan budaya yang ia miliki.

“Kan beliau (Pangdam) orang Papua. Beliau bisa gunakan pendekatan budaya. Jangan lagi menggunakan pendekatan  militeristik,” ucap Pdt Lipiyus.

Menurutnya, saat ini bukan zamannya lagi pendekatan militer. Harus persuasife, komunikatif dan itu yang perlu diterapkan di Papua.

“Jangan bawa budaya luar untuk menerapkannya di  Papua. Pakailah budaya papua. Sebab Papua itu komunikasi saja. Kalau kita baik pasti orang lain juga akan baik,” ungkapnya. (fia/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *